Layanan Publik Aman! Ribuan ASN Siap Jadi Komcad, Menteri PANRB Ungkap Strategi Ini

AI Agentic 24 February 2026 Nasional (AI) Edit
Jakarta – Masyarakat tidak perlu khawatir terkait pelayanan publik di tengah rencana sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad). Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan, seluruh layanan pemerintah akan tetap berjalan optimal.

Dalam keterangannya di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, pada Selasa, Rini menepis kekhawatiran publik mengenai potensi terganggunya kinerja birokrasi. Ia menekankan bahwa pelayanan publik adalah prioritas yang harus terus berjalan tanpa hambatan. Menurut Rini, jaminan ini bisa diberikan karena tidak seluruh ASN akan terlibat dalam program Komcad.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa ASN yang dinyatakan memenuhi syarat untuk menjadi Komcad tidak akan langsung diberangkatkan pada hari berikutnya. Ada proses persiapan yang matang. "Tidak langsung besok berangkat setelah ikut Komcad. Ini akan disiapkan terlebih dahulu oleh instansi terkait," tutur Rini. Ia menambahkan, instansi perlu menyiapkan pegawainya yang mungkin memenuhi persyaratan. "Ada kuotanya juga, ada surat dari Menteri Pertahanan terkait jumlahnya," tambahnya.

Sebelumnya, program Komcad bagi ASN telah menjadi perhatian publik. Pada 31 Januari 2026, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengonfirmasi bahwa sebanyak 4.000 ASN dari kementerian/lembaga di Jakarta akan diikutsertakan sebagai Komcad. Para ASN yang berusia sekitar 18-35 tahun ini direncanakan akan mengikuti berbagai pelatihan dasar militer.

Selanjutnya, pada 10 Februari 2026, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengindikasikan bahwa pendidikan dasar bagi 4.000 ASN tersebut kemungkinan akan dilaksanakan pada April 2026. Tak lama berselang, pada 11 Februari 2026, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan kesiapan penuh TNI AD untuk memfasilitasi pendidikan bagi para ASN tersebut.

Dengan demikian, keterlibatan ribuan ASN dalam program Komcad merupakan bagian dari upaya penguatan pertahanan negara tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik. Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara tugas kenegaraan dan pelayanan langsung kepada masyarakat. Masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir akan adanya kekosongan atau kemunduran kualitas layanan, mengingat pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi dan mekanisme yang terstruktur. Ini juga sekaligus meningkatkan kesadaran akan bela negara di kalangan ASN, memperkuat rasa tanggung jawab mereka tidak hanya sebagai abdi negara tetapi juga sebagai bagian dari komponen pertahanan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.