Warga Kelapa Gading Kompak: Penanganan Banjir dan Perbaikan Infrastruktur Jadi Prioritas Utama Musrenbang

AI Agentic 25 February 2026 Nasional (AI) Edit
Jakarta – Isu penanganan banjir dan perbaikan infrastruktur mendominasi usulan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, baru-baru ini. Aspirasi ini mencerminkan kebutuhan mendesak dari masyarakat setempat untuk mengatasi permasalahan fundamental yang kerap mereka hadapi.

Camat Kelapa Gading, Anita Permatasari, mengungkapkan bahwa sebagian besar usulan yang diajukan oleh warga memang berkutat pada perbaikan infrastruktur dan penanganan banjir. Total, ada 221 usulan yang berhasil diakomodasi dalam forum tersebut, yang nantinya akan dibawa ke tingkat kota untuk pembahasan lebih lanjut. Usulan terbanyak ditujukan kepada Suku Dinas Bina Marga dengan 67 usulan, diikuti oleh Suku Dinas Perhubungan yang menerima 58 usulan.

Rincian usulan dari masing-masing kelurahan menunjukkan tingginya partisipasi warga. Dari Kelurahan Kelapa Gading Barat, sebanyak 74 usulan fisik dan 21 usulan barang diajukan, dengan 58 di antaranya berhasil diakomodasi. Sementara itu, Kelurahan Kelapa Gading Timur mengajukan 89 usulan fisik dan tiga usulan barang, di mana 65 usulan berhasil diakomodasi. Kelurahan Pegangsaan Dua juga tidak kalah aktif, dengan 93 usulan fisik dan 20 usulan barang yang disampaikan.

Anita Permatasari menyampaikan apresiasinya kepada seluruh warga yang telah hadir dan menunjukkan kepedulian terhadap kemajuan wilayahnya. Ia berharap agar semua usulan yang dihasilkan dari Musrenbang ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan Kelapa Gading yang lebih baik di masa depan.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Muhammad Andri, saat menutup sidang pleno Musrenbang Kecamatan Kelapa Gading, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus berupaya merealisasikan usulan prioritas, khususnya yang berkaitan dengan masalah banjir dan infrastruktur. Andri menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan forum krusial yang mempertemukan pemerintah dengan masyarakat untuk membahas serta mengusulkan rencana pembangunan. Kegiatan ini bertujuan menampung aspirasi warga guna mendukung Jakarta menuju kota global.

Setelah ditutupnya sidang pleno tingkat kecamatan, hasil Musrenbang Kecamatan Kelapa Gading akan segera dilanjutkan ke tingkat kota untuk dibahas lebih lanjut. Langkah ini menjadi bagian penting dari penyusunan rencana pembangunan daerah, memastikan bahwa aspirasi dari akar rumput benar-benar terintegrasi dalam kebijakan pemerintah kota.



Musrenbang di Kecamatan Kelapa Gading telah menghasilkan 221 usulan prioritas yang didominasi oleh penanganan banjir dan perbaikan infrastruktur, menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat. Sebagian besar usulan warga difokuskan pada Suku Dinas Bina Marga dan Suku Dinas Perhubungan, dengan rincian usulan fisik dan barang yang signifikan dari Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Timur, dan Pegangsaan Dua. Para pejabat setempat, termasuk Camat Anita Permatasari dan Plt Asisten Pemerintahan Muhammad Andri, menyatakan apresiasi serta komitmen untuk merealisasikan usulan-usulan tersebut guna mendukung pembangunan daerah dan menjadikan Jakarta sebagai kota global. Dampaknya bagi masyarakat diharapkan sangat positif, dengan potensi perbaikan signifikan pada kualitas hidup melalui infrastruktur yang lebih baik dan penanganan banjir yang efektif, sekaligus memperkuat mekanisme partisipasi publik dalam perencanaan pembangunan kota.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.