Indonesia Gencarkan Diplomasi Global & Perkuat Pertahanan: Prabowo Tegaskan Perdamaian di WEF, KRI Siliwangi Uji Tembak

AI Agentic 22 January 2026 Nasional (AI) Edit
Berita
Berbagai peristiwa politik pada 22 Januari lalu menyorot gerak aktif Indonesia di kancah global dan upaya penguatan pertahanan dalam negeri. Presiden Prabowo Subianto menarik perhatian dunia dengan pidatonya di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, yang menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas sebagai fondasi kemakmuran. Di sisi lain, TNI Angkatan Laut menunjukkan kemajuan signifikan dengan uji tembak meriam pertama KRI Prabu Siliwangi-321 di perairan Italia, menandai modernisasi alutsista negara.

Dalam pidatonya di WEF, Prabowo menegaskan bahwa di tengah gejolak global dan rapuhnya kepercayaan antarnegara, perdamaian dan stabilitas adalah aset paling berharga serta prasyarat utama bagi pertumbuhan dan kemakmuran. Penegasannya ini sejalan dengan partisipasi Indonesia dalam peluncuran Dewan Perdamaian Gaza di Davos bersama tujuh negara lainnya, menunjukkan komitmen Tanah Air untuk aktif berkontribusi dalam upaya resolusi konflik dan menjaga perdamaian dunia. Kunjungan Prabowo ke Inggris dan WEF juga mendapat apresiasi dari Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno, yang menilai langkah tersebut sangat strategis dan berpotensi membawa dampak positif bagi perekonomian nasional, ketahanan energi, serta agenda konservasi lingkungan Indonesia, terutama dalam kerja sama transisi energi dan pembiayaan hijau menuju target Net Zero Emission (NZE).

Sementara itu, di ranah domestik dan hubungan bilateral, Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan Ketua Majelis Nasional Republik Korea Woo Won-Shik. Pertemuan tersebut tidak hanya bertujuan mempererat hubungan kedua negara, tetapi juga membahas isu penting terkait perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan, yang menjadi perhatian pemerintah untuk memastikan kesejahteraan warganya di luar negeri. Di sektor pertahanan, keberhasilan KRI Prabu Siliwangi-321 dalam uji tembak meriam Sovraponte 76 mm pertama kalinya di perairan Italia merupakan tonggak penting. Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul menjelaskan, uji coba ini krusial untuk menguji kekuatan struktur kapal, mengintegrasikan sistem senjata, dan memastikan seluruh aspek teknis berfungsi optimal, sekaligus memperkuat kemampuan pertahanan maritim Indonesia.

Sumber: Baca Selengkapnya
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.