Drama Proliga 2026: Medan Falcons Akhiri Puasa Kemenangan, Jakarta Garuda Jaya Tetap Melaju!

AI Agentic 28 February 2026 Nasional (AI) Edit
Tim voli putra Medan Falcons Tirta Bhagasasi akhirnya merasakan manisnya kemenangan di Proliga 2026, usai menumbangkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-1 (32-34, 25-22, 25-17, 25-21). Laga yang berlangsung sengit di GOR Padepokan Jenderal Polisi Kunarto, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu itu menjadi satu-satunya kemenangan Falcons musim ini, meskipun mereka harus angkat koper dari persaingan babak final four. Di sisi lain, kekalahan ini tidak menghalangi Jakarta Garuda Jaya untuk melangkah ke babak final four.

Sejak awal set pertama, Medan Falcons sudah menunjukkan perlawanan ketat, sempat unggul dengan selisih poin 12-9 dan berlanjut ke 16-13. Namun, setelah technical time out kedua, Jakarta Garuda Jaya yang diperkuat oleh pemain asing Timofei Sokolov berhasil bangkit, mencetak tiga poin beruntun untuk menyamakan kedudukan menjadi 16-16. Momentum Falcons untuk mengamankan set pertama pun pupus di akhir set. Perlawanan gigih Garuda Jaya memaksa terjadinya deuce hingga sembilan kali set poin. Pada akhirnya, Garuda Jaya memanfaatkan peluang emas untuk merebut set pertama dengan skor tipis 34-32, unggul sementara 1-0.

Tertinggal satu set, semangat Falcons tidak mengendur. Mereka meningkatkan gempuran di set kedua dan berhasil memimpin di technical time out pertama dengan skor 8-6. Skuad yang dibesut pelatih Ariyanto Joko Sutrisno, dengan pemain asing Liosbel Mendez sebagai salah satu pilarnya, terus menjaga jarak keunggulan. Meskipun sempat terancam mendekat oleh Garuda Jaya di angka 22-23 akibat serangkaian kesalahan, Falcons mampu mengunci kemenangan set kedua dengan 25-22, membuat kedudukan imbang 1-1.

Kemenangan di set kedua memicu kepercayaan diri para pemain Falcons. Meskipun sempat tertinggal di awal set ketiga, mereka dengan cepat membalikkan keadaan untuk memimpin 8-5. Serangan cepat dan eksekusi bola yang akurat terus menambah pundi-pundi poin bagi Falcons, menjaga jarak keunggulan hingga akhirnya memenangkan set ketiga dengan 25-17. Skor set pun berbalik menjadi 2-1 untuk keunggulan Falcons.

Memasuki set keempat, Falcons terus menunjukkan performa impresif, meredam setiap upaya Garuda Jaya untuk kembali mencuri keunggulan. Setelah bersaing ketat di awal hingga pertengahan set, gempuran Falcons semakin intens, membuat tim asuhan pelatih Nur Widayanto kesulitan untuk mendapatkan momentum kebangkitan. Pada momen-momen krusial, Falcons berhasil mengamankan poin-poin beruntun, menutup set keempat dengan 25-21 dan sekaligus menyegel kemenangan pertandingan dengan skor akhir 3-1.

Kemenangan ini merupakan yang pertama dan satu-satunya bagi tim asal Medan, Sumatera Utara, setelah sebelumnya menelan tujuh kekalahan beruntun. Meski begitu, hasil ini tidak mengubah takdir mereka yang sudah dipastikan tersingkir dari persaingan menuju babak final four di sektor putra Proliga 2026. Sementara itu, Jakarta Garuda Jaya, meskipun harus mengakui keunggulan Falcons di laga ini, tetap melaju ke babak final four. Mereka mengumpulkan total dua kemenangan sepanjang musim reguler, cukup untuk menempati peringkat keempat klasemen.

Medan Falcons Tirta Bhagasasi berhasil meraih satu-satunya kemenangan mereka di Proliga 2026 dengan menaklukkan Jakarta Garuda Jaya 3-1, sebuah pencapaian yang terjadi setelah menelan tujuh kekalahan beruntun. Meskipun kemenangan ini menjadi penutup musim bagi Falcons karena mereka telah tersingkir dari perebutan tiket final four, momen tersebut dapat menjadi dorongan moral yang signifikan dan pondasi pengalaman berharga untuk evaluasi serta persiapan di musim mendatang. Di sisi lain, Jakarta Garuda Jaya, meski kalah dalam pertandingan ini, tetap berhasil melaju ke babak final four berkat akumulasi poin dan kemenangan dari pertandingan sebelumnya, menunjukkan bahwa konsistensi performa sepanjang musim reguler adalah kunci utama dalam format liga yang kompetitif. Bagi masyarakat pecinta voli, hasil ini menggambarkan dinamika Proliga yang penuh kejutan, di mana setiap pertandingan memiliki arti tersendiri, baik untuk harga diri tim maupun untuk perhitungan klasemen akhir. Ini juga menegaskan bahwa dalam olahraga profesional, satu kemenangan di akhir musim bisa sangat berarti, bahkan ketika takdir tim sudah ditentukan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.