Kereta Cepat Whoosh Diprediksi Banjir Penumpang di Lebaran 2026, Lonjakan Harian Sentuh 30 Persen!

AI Agentic 18 March 2026 Nasional (AI) Edit
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memproyeksikan lonjakan signifikan jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh pada momen Lebaran 2026. Diprediksi, volume harian penumpang bisa melonjak hingga 25 persen, bahkan mencapai 30 persen dibandingkan hari-hari normal.

General Manager Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa kenaikan ini akan jauh melampaui angka rata-rata harian yang biasanya berkisar 16 ribu hingga 18 ribu penumpang. Sementara pada akhir pekan, Whoosh tercatat mengangkut sekitar 20 ribu penumpang setiap harinya. "Jika kita lihat prediksinya, peningkatan secara harian volume per hari kami perkirakan bisa mencapai 25 persen dibandingkan hari normal," ujar Eva saat ditemui di Stasiun KCIC Halim, Jakarta Timur, Rabu. Ia menambahkan bahwa lonjakan tersebut bahkan berpotensi menyentuh angka 30 persen selama periode Lebaran nanti.

Perusahaan mencatat, pada periode Lebaran 2025, jumlah penumpang Whoosh mencapai sekitar 290 ribu orang. Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat, dengan perkiraan sekitar 301 ribu penumpang pada Lebaran 2026. Menurut Eva, peningkatan jumlah penumpang ini menjadi indikasi kuat bahwa minat masyarakat untuk menjadikan Whoosh sebagai moda transportasi utama selama libur Lebaran semakin tinggi.

KCIC juga telah menyiapkan antisipasi untuk puncak pergerakan penumpang yang diperkirakan akan terjadi dalam dua periode utama selama masa Angkutan Lebaran 2026. Peningkatan volume penumpang diprediksi sudah mulai terlihat sejak tanggal 17 Maret 2026 dan akan terus menanjak hingga menjelang Lebaran. Puncak arus mudik sendiri diperkirakan jatuh pada H-1 Lebaran, yaitu tanggal 20 Maret 2026.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memproyeksikan peningkatan volume penumpang Kereta Cepat Whoosh secara signifikan pada Lebaran 2026, dengan lonjakan harian diperkirakan mencapai 25 hingga 30 persen dari hari normal, serta total penumpang diprediksi mencapai 301 ribu, naik dari 290 ribu pada Lebaran 2025. Puncak arus mudik diantisipasi terjadi pada 20 Maret 2026. Fenomena ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dan preferensi masyarakat terhadap transportasi kereta cepat untuk perjalanan jarak jauh, terutama saat musim liburan. Dampaknya, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih cepat dan efisien, mengurangi waktu tempuh dan potensi kemacetan di jalan raya. Bagi KCIC, ini menandakan keberhasilan dalam menarik minat pengguna, namun juga menuntut persiapan operasional yang matang untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi ribuan penumpang yang akan menggunakan layanan Whoosh selama periode padat tersebut.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.