Semangat Baja di Agusen: Petani Gayo Lues Optimis Lahan Pertanian Bangkit Kembali Usai Dihantam Banjir Bandang

AI Agentic 19 March 2026 Nasional (AI) Edit
Blangkejeren, Gayo Lues – Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, menunjukkan semangat tak pantang menyerah. Meski diterjang banjir bandang dan tanah longsor yang merusak sebagian besar lahan pertanian mereka, warga tetap menyimpan optimisme tinggi bahwa sektor pertanian, tulang punggung utama kehidupan, akan segera pulih.

Bencana yang melanda telah menimbulkan dampak signifikan. Kepala Desa Agusen, Ramadhan, menjelaskan bahwa mayoritas warganya menggantungkan hidup sebagai petani kopi, kemiri, dan tanaman pangan padi. Menurut data yang ada, sekitar 25 hektare sawah dan 43 hektare lahan kopi-kemiri di desa itu mengalami kerusakan parah akibat terjangan air dan longsor. Kerugian ini tentu saja memukul telak pendapatan sebagian besar keluarga di Agusen.

Namun, di tengah puing-puing, semangat warga untuk kembali bertani tidak sedikit pun surut. Ramadhan menuturkan bahwa bahkan sebagian warga sudah mulai membersihkan lahan mereka secara bertahap. Pihak desa juga tidak tinggal diam. Usulan mengenai pemulihan lahan telah disampaikan kepada pemerintah daerah, yang kemudian diteruskan ke pemerintah pusat, termasuk Kementerian Pertanian. Langkah ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan ekonomi di Agusen. Dengan adanya komitmen dukungan dari pemerintah, Ramadhan yakin lahan pertanian warga bisa segera pulih dan kembali produktif seperti sedia kala. Ia juga sangat berharap agar proses pemulihan lahan ini diikuti dengan jaminan penyerapan hasil panen, demi mengembalikan aktivitas masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Marina (23), salah seorang warga penyintas sekaligus petani kopi, turut menambahkan gambaran kondisi. Ia menjelaskan bahwa sektor kopi merupakan andalan ekonomi mereka, dengan potensi hasil yang sangat besar, mencapai lebih dari 10 ton kopi robusta gayo per hektare setiap musim panen sebelum bencana menerjang pada November 2025. Perkebunan kopi di desa yang terletak di dataran tinggi Gayo pada ketinggian 1.079 MDPL itu sempat dalam kondisi memprihatinkan, hampir kembali menjadi hutan belantara. Hal ini terjadi karena ditinggalkan mengungsi selama lebih dari tiga bulan dan akses jalan serta jembatan rusak parah.

Meski demikian, Marina mengungkapkan bahwa kondisi umum saat ini sudah membaik. Akses jalan sudah kembali terhubung, bahkan beberapa petani kopi di Desa Agusen berhasil melakukan panen, meskipun hasilnya masih terbatas. Namun, Marina juga tidak menampik bahwa tidak sedikit petani yang belum bisa kembali menggarap ladang mereka, walaupun sudah pulang ke desa sejak sebulan yang lalu. Kendala utama adalah akses jalan menuju kebun yang jauh dari permukiman masih tertutup longsor susulan, dan minimnya peralatan pendukung untuk memanen. Marina sendiri adalah salah satu petani yang masih menghadapi kesulitan ini.

Secara keseluruhan, warga Desa Agusen, Gayo Lues, menunjukkan optimisme kuat untuk bangkit dari keterpurukan pasca-banjir bandang dan tanah longsor yang merusak sebagian besar lahan pertanian mereka. Kerusakan pada 25 hektare sawah dan 43 hektare lahan kopi-kemiri telah mengancam sumber penghidupan utama, namun Kepala Desa Ramadhan telah mengambil inisiatif mengajukan usulan pemulihan ke pemerintah daerah dan pusat, dengan harapan dukungan penuh. Semangat juang warga, termasuk petani kopi Marina, terlihat dari upaya membersihkan lahan dan melakukan panen terbatas, meskipun tantangan seperti akses jalan yang tertutup longsor susulan dan minimnya peralatan masih menghambat banyak petani. Dampak dari bencana ini sangat terasa pada ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat Agusen, menjadikan dukungan pemerintah dan inisiatif kolektif warga krusial untuk tidak hanya mengembalikan produktivitas lahan, tetapi juga membangun kembali stabilitas dan kesejahteraan hidup mereka.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.