Misteri Jasad Wanita di Cipayung Terkuak, Luka Sayatan dan Jejak Mantan Suami WNA Diselidiki
Jakarta - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kronologi penemuan jasad seorang wanita yang tergeletak tak bernyawa di sebuah kontrakan di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, di lantai yang berlumuran darah kering.
Kepala Subdirektorat Reserse Mobil (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini diperkirakan terjadi pada pukul 04.30 WIB. Jenazah wanita berinisial DA (36) ditemukan di sebuah kontrakan yang beralamat di Jalan Daman I, RT 008 RW 002, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Menurut keterangan saksi, yang juga merupakan ibu korban berinisial B, kejadian itu bermula pada Sabtu sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, saksi B mendatangi kontrakan yang menjadi lokasi kejadian perkara (TKP), namun mendapati pintu kontrakan terkunci dari dalam.
Tidak lama kemudian, saksi lain berinisial A, yang merupakan kakak korban, ikut datang ke TKP untuk mengecek keadaan korban. Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, keduanya menemukan korban DA sudah tergeletak meninggal dunia di lantai. Kondisi di lokasi sangat memprihatinkan, dengan darah kering yang menempel di lantai dan kasur.
AKBP Resa Fiardi Marasabessy menambahkan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kunci pintu kontrakan korban diketahui dipegang oleh korban dan mantan suami sirinya, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Iran berinisial F.
Lebih lanjut, saksi A juga memberikan keterangan bahwa pada Kamis (19/3) lalu, korban sempat datang ke rumahnya untuk meminjam sepeda motor. Sementara itu, Ketua RT setempat berinisial N, juga memberikan keterangan penting. Dia melihat mantan suami korban, F, melaksanakan salat Subuh di Masjid Al Ikhlas, Bambu Apus, pada Jumat (20/3).
Tim dari Polres Metro Jakarta Timur segera melakukan olah TKP pada Sabtu pukul 05.30 WIB. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan luka sayatan pada bagian leher korban. Setelah proses olah TKP, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk dilakukan autopsi dan visum guna mengungkap penyebab pasti kematian.
AKBP Resa Fiardi Marasabessy menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Pihak kepolisian telah memeriksa sembilan orang saksi untuk mengumpulkan informasi dan petunjuk lebih lanjut.
Penemuan jasad wanita dengan luka sayatan di Cipayung ini telah menggemparkan warga setempat, memicu keprihatinan serius terhadap keamanan lingkungan. Kasus ini melibatkan penyelidikan intensif oleh kepolisian, dengan fokus pada mantan suami siri korban yang merupakan warga negara asing, serta pemeriksaan sembilan saksi kunci. Terungkapnya luka sayatan pada leher korban dan kondisi darah kering di lokasi kejadian mengindikasikan adanya tindakan kekerasan yang brutal. Dampak sosial dari insiden semacam ini sangat signifikan, menciptakan rasa takut dan kegelisahan di masyarakat, serta menuntut respons cepat dan transparan dari aparat penegak hukum untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejahatan keji ini.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.