Davos – Hong Kong menegaskan komitmennya untuk memacu pertumbuhan ekonomi melalui tiga mesin utama: keuangan, perdagangan, serta inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Keuangan Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong, Paul Chan, dalam pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Rabu (21/1) lalu. Menurut Chan, ketiga pilar ini akan terus menjadi motor penggerak perekonomian Hong Kong di masa depan.
Chan menekankan bahwa terobosan dalam teknologi, khususnya Kecerdasan Buatan (AI) dan blockchain, menjadi kunci transformasi industri dan pendorong pertumbuhan ekonomi yang mendalam. Hong Kong sendiri secara aktif mengeksplorasi dan menguji berbagai inisiatif di sektor inovasi keuangan dan teknologi. Posisi strategisnya sebagai destinasi investasi yang menguntungkan diperkuat oleh kolaborasi erat dengan kota-kota tetangga di Kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau. Kerja sama ini memungkinkan akses terhadap rantai industri inovasi dan teknologi yang sangat tangguh, menjadikannya pusat regional yang menarik bagi pengembangan dan implementasi teknologi mutakhir.
Lebih lanjut, Chan menyoroti pergeseran paradigma dalam perdagangan internasional, dari model produksi dan ekspor barang berbiaya rendah menuju dinamika yang lebih kompleks. Ia mencontohkan langkah China yang mendorong keterbukaan tingkat tinggi dan dua arah, sembari memperluas permintaan domestik untuk memperkuat ekonominya. Kebijakan ini tidak hanya menyuntikkan momentum bagi pembangunan berkualitas tinggi di China, tetapi juga membuka peluang pasar yang luas bagi barang dan jasa berkualitas dari seluruh dunia, termasuk yang dapat di fasilitasi oleh Hong Kong. Hal ini menegaskan peran Hong Kong sebagai jembatan penting dalam perdagangan global, sekaligus memanfaatkan potensi pasar yang besar di kawasan Asia.
Sumber:
Baca Selengkapnya