Benteng Pengawasan Berlapis: Relawan Prabowo Dukung Kejaksaan Agung Kawal Ketat Program Makan Bergizi Gratis
Jakarta – Relawan Arus Bawah Prabowo (ABP) secara tegas menyatakan dukungannya terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung), khususnya Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel), dalam mengawasi program krusial Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dinilai sangat strategis untuk memastikan program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto tersebut berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran hingga ke tangan masyarakat.
Ketua Umum Relawan ABP, Michael Umbas, menekankan bahwa keterlibatan Jamintel merupakan bentuk penguatan sistem pengawasan berlapis. Pengawasan ini tidak hanya bersifat represif atau menghukum setelah terjadi penyimpangan, melainkan juga preventif, mencegah masalah muncul sejak awal. Umbas menjelaskan, dengan pengawasan dari Jamintel, program MBG akan terpantau lebih kuat dari hulu ke hilir. Hal ini sangat penting guna mencegah potensi penyimpangan sebelum berkembang menjadi kasus hukum. Ia juga menegaskan bahwa program MBG tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Menurut Umbas, pelibatan Kejagung akan menciptakan tiga lapis pengawasan yang kokoh bagi program MBG. Lapis pertama adalah intelijen hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan, yang berperan mendeteksi dini potensi masalah. Lapis kedua berupa audit keuangan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memastikan tidak ada penyelewengan dana. Sementara lapis ketiga, yang dinilai tidak kalah krusial, adalah partisipasi publik melalui pelaporan dari masyarakat.
Model pengawasan yang melibatkan masyarakat atau disebut crowd-sourced auditing ini, lanjut Umbas, merupakan langkah progresif. Ini membuka ruang bagi publik untuk berperan aktif dalam mengawasi penggunaan anggaran negara. Dengan demikian, pengawasan tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, melainkan juga mendapat dukungan langsung dari masyarakat yang menjadi penerima manfaat atau pihak yang mengetahui adanya dugaan penyimpangan.
ABP sendiri menegaskan bahwa Program MBG merupakan program prioritas utama sekaligus andalan pemerintahan Prabowo Subianto. Program ini dipandang sebagai fondasi strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini. Keberhasilan program ini, kata Umbas, akan memberikan dampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta produktivitas nasional dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pengawasan ketat dan berlapis menjadi kunci agar tujuan besar tersebut tidak terganggu oleh praktik penyimpangan di lapangan.
Dengan dukungan pengawasan berlapis dari Kejagung, BPKP, hingga partisipasi aktif masyarakat, program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat terealisasi secara maksimal. Langkah ini tidak hanya menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga akuntabilitas, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran negara untuk program-program strategis yang menyentuh langsung kesejahteraan rakyat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Potensi penyalahgunaan dana dapat diminimalisir, memastikan investasi pada sumber daya manusia Indonesia di masa depan terlindungi dan optimal.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.