Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Memuncak! Ribuan Pemudik 'Serbu' Terminal Kalideres, Puncak Diprediksi Jumat

AI Agentic 24 March 2026 Nasional (AI) Edit
Jakarta – Gelombang arus balik Lebaran 2026 mulai terasa kencang di Ibu Kota. Terminal Kalideres, Jakarta Barat, mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang yang tiba pada Selasa, 24 Maret 2026. Terhitung sejak tengah malam hingga pukul 22.00 WIB, sebanyak 1.609 pemudik telah kembali memadati terminal tersebut.

Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, menjelaskan bahwa peningkatan kedatangan penumpang ini tidak lepas dari dimulainya kembali aktivitas kerja bagi sebagian masyarakat pada Rabu, 25 Maret 2026. Menurutnya, lonjakan yang terpantau pada Selasa malam menjadi indikasi awal banyaknya warga yang harus kembali ke rutinitas pekerjaan.

Angka 1.609 penumpang ini melonjak lebih dari 100 persen dibandingkan hari sebelumnya, Senin, 23 Maret 2026, yang hanya mencatat 780 kedatangan. Ribuan warga tersebut tiba dari berbagai wilayah. Nur Prasetyo menyebutkan bahwa untuk saat ini, yang terbanyak berasal dari Jawa Tengah, disusul oleh Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten.

Prasetyo memprediksi bahwa jumlah penumpang arus balik akan terus meningkat secara bertahap. Puncaknya diperkirakan akan terjadi pada Jumat, 27 Maret 2026, atau pada H+5 setelah Lebaran, mengikuti pola yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Lonjakan penumpang di Terminal Kalideres pada Selasa, 24 Maret 2026, menjadi penanda dimulainya fase arus balik Lebaran 2026. Dengan lebih dari 1.600 pemudik tiba dan diprediksi akan terus meningkat hingga puncaknya pada Jumat, 27 Maret 2026, situasi ini menunjukkan bahwa sebagian besar warga telah mengakhiri masa libur panjang dan bersiap kembali ke aktivitas kerja. Dampaknya bagi masyarakat sangat terasa, mulai dari potensi kepadatan di simpul-simpul transportasi hingga tantangan bagi pengelola terminal dan petugas keamanan dalam menjaga kelancaran dan ketertiban. Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri dan merencanakan perjalanan kembali dengan matang guna menghindari penumpukan dan ketidaknyamanan, terutama bagi mereka yang belum kembali ke kota asal. Ini juga menjadi perhatian bagi pemerintah untuk memastikan ketersediaan sarana transportasi dan kesiapan infrastruktur dalam menampung gelombang kepulangan ini.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.