KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Jakarta, Modernisasi Armada Tempur Laut Indonesia Kian Kokoh
Kapal perang terbaru milik TNI Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, akhirnya merapat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Kamis pagi. Kedatangan kapal canggih ini menandai akhir dari pelayaran panjang selama 44 hari langsung dari dermaga Pangkalan Angkatan Laut La Spezia, Italia.
Setibanya di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Komandan KRI Prabu Siliwangi-321 Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmaja turun dari kapal dan segera melaporkan kedatangan kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam sebuah konferensi pers menjelaskan, pihaknya baru saja menyambut kedatangan KRI Prabu Siliwangi-321 yang telah menempuh perjalanan dari La Spezia, Italia, menuju tanah air. Perjalanan ini memakan waktu cukup lama karena kapal harus mengelilingi Samudra Atlantik hingga Samudra Hindia, sebelum akhirnya tiba di Lampung pada Senin, 23 Maret, dan melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Lebih lanjut, Laksamana Ali menyebutkan bahwa KRI Prabu Siliwangi-321 memiliki spesifikasi yang serupa dengan KRI Brawijaya-321. Kedua kapal ini diproduksi oleh galangan kapal asal Italia, Fincantieri. Ia mengutarakan bahwa kapal ini adalah unit kedua dari kelas Brawijaya yang dibuat oleh Fincantieri, Italia, dan kondisi, status, peralatan, serta kemampuannya hampir identik dengan KRI Brawijaya-321. Nantinya, KRI Prabu Siliwangi-321 juga akan ditempatkan di Komando Armada (Koarmada) II, Surabaya, Jawa Timur, sama seperti KRI Brawijaya-321 yang telah bertugas di sana selama beberapa bulan terakhir.
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana TNI Tunggul menambahkan detail keberangkatan perdana KRI Prabu Siliwangi-321 dari Italia menuju Indonesia yang dimulai pada tanggal 11 Februari 2026. Selama perjalanan, kapal ini singgah di berbagai negara, termasuk Kerajaan Maroko dan Nigeria. Dalam setiap persinggahan, Komandan KRI bersama sejumlah perwira melaksanakan kunjungan pelabuhan dan kunjungan kehormatan.
Kadispenal Tunggul menekankan bahwa kunjungan-kunjungan ini menunjukkan komitmen kuat Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan laut yang modern, sekaligus menjadi sarana untuk mempererat tali persahabatan dengan negara-negara sahabat. Ia juga menjelaskan bahwa KRI Prabu Siliwangi-321, yang memiliki panjang 143 meter dan lebar 16,5 meter, telah menjalani serangkaian uji penguatan kemampuan alat utama sistem senjata (alutsista) dan kesiapan tempur sebelum tiba di tanah air.
Kapal perang ini dilengkapi dengan persenjataan canggih, termasuk meriam utama OTO Melara 127 milimeter, meriam 76 milimeter Strales untuk target udara jarak menengah, 16 peluncur rudal vertikal untuk serangan udara, rudal Teseo Mk-2E untuk target permukaan, torpedo antikapal selam, hingga senjata otomatis jarak dekat.
TNI Angkatan Laut meyakini bahwa kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 akan semakin mempertegas langkah Indonesia dalam memperkuat dan memodernisasi sistem senjata armada lautnya. Hal ini juga menunjukkan komitmen Indonesia terhadap pertahanan dan pengamanan wilayah laut. Kehadiran kapal ini mencerminkan kesiapan Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan berbasis teknologi tinggi, sekaligus menjawab berbagai tantangan keamanan maritim di masa depan.
Kedatangan KRI Prabu Siliwangi-321 di Jakarta setelah pelayaran panjang dari Italia menjadi tonggak penting bagi TNI Angkatan Laut. Kapal perang canggih ini, yang merupakan unit kedua dari kelas Brawijaya buatan Fincantieri Italia, siap memperkuat Koarmada II di Surabaya dengan spesifikasi dan persenjataan modern mulai dari meriam utama hingga rudal canggih dan torpedo antikapal selam. Kehadiran kapal ini bukan hanya wujud modernisasi alutsista pertahanan laut Indonesia, tetapi juga mengirimkan pesan kuat mengenai kesiapan negara dalam menjaga kedaulatan maritimnya. Bagi masyarakat, ini berarti peningkatan rasa aman dan kepastian bahwa wilayah laut Indonesia terjaga, serta menunjukkan kemajuan kemampuan pertahanan nasional yang berbasis teknologi tinggi, esensial untuk menghadapi tantangan keamanan maritim di masa mendatang.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.