Kopi Kerinci Jambi Goyang Malaysia: Diplomasi Ekonomi Gemilang, Aroma Khas Buka Pintu Pasar Internasional
Kopi asal lereng Gunung Kerinci, Jambi, dengan cita rasa kuat nan khas, kini resmi membanjiri pasar Malaysia. Keberhasilan ekspansi ini merupakan buah manis diplomasi ekonomi yang gencar dilakukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, berkolaborasi dengan sejumlah pihak strategis.
Masuknya Kopi Alko Kerinci ke Negeri Jiran ini melibatkan sinergi antara Lewisgene Roasters Sdn Bhd, Isetan Kuala Lumpur (Isetan of Japan Sdn Bhd), serta Koperasi Eksportir Kopi Alko Kerinci yang menaungi para petani lokal.
Koordinator Fungsi Ekonomi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Hendra P. Iskandar, menyampaikan bahwa kehadiran Kopi Alko Kerinci Jambi menambah panjang daftar aneka jenis kopi Indonesia yang telah lebih dulu menjejakkan kaki di pasar Malaysia. Ia juga menegaskan tingginya permintaan terhadap kopi Indonesia membuktikan kualitas dan cita rasa Nusantara begitu digemari oleh para pencinta kopi di Malaysia. Hendra menambahkan, upaya promosi kopi Indonesia juga merambah sektor ekonomi kreatif. Salah satu contohnya adalah melalui kedai kopi Duddells Lewisgene, yang siap menyuguhkan berbagai minuman kopi berbasis biji-biji Indonesia dalam satu paket dengan promosi fesyen modern dan wastra (kain tradisional) Indonesia.
Peresmian masuknya Kopi Alko Kerinci ke pasar Malaysia ditandai dengan gelaran acara "A Coffee & Artisan Collective" di Isetan KLCC, Kuala Lumpur, yang berlangsung pada 30 Maret hingga 8 April 2026. Ajang ini tidak hanya memperkenalkan Kopi Alko Kerinci Jambi, tetapi juga kekayaan produk dan cita rasa kopi Indonesia lainnya yang sudah dikenal di Malaysia, seperti Kopi Toraja, Kopi Gayo, Kopi Mandheling, dan Kopi Lampung.
General Manager Isetan Kuala Lumpur, Daisuke Yamai, menyambut gembira kehadiran Kopi Indonesia yang kini mudah ditemukan dan dibeli oleh para pencinta kopi di Isetan KLCC. Yamai juga menyatakan kesiapannya untuk terus menghadirkan berbagai bentuk promosi ekonomi kreatif Indonesia lainnya di masa depan.
Di sisi lain, Pendiri Lewisgene Roaster Sdn Bhd, Nielsen Lim, yang berperan besar dalam membawa Kopi Alko Kerinci Jambi ke Malaysia, mengungkapkan kecintaannya pada kopi Indonesia yang telah lama tumbuh. Menurutnya, kualitas, aroma, dan keanekaragaman cita rasa kopi Indonesia adalah kekayaan yang mampu memikat para penikmat kopi. Nielsen menegaskan melalui kedai kopi Duddells Lewisgene miliknya, ia siap mendukung promosi ekonomi kreatif Indonesia di Malaysia melalui olahan kopi-kopi Nusantara. Hal ini sekaligus menjadi simbol kedekatan kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia sebagai dua negara serumpun.
Para petani kopi yang tergabung dalam Koperasi Eksportir Kopi Alko Kerinci Jambi pun tak bisa menyembunyikan kebahagiaan mereka atas pencapaian ini. Sebagai permulaan, direncanakan pengiriman Kopi Alko Kerinci Jambi ke Malaysia akan dilakukan minimal dua kontainer setiap bulannya.
Singkatnya, masuknya Kopi Alko Kerinci Jambi ke pasar Malaysia adalah cerminan suksesnya diplomasi ekonomi yang dilakukan perwakilan Indonesia di luar negeri, didukung oleh sinergi kuat antara pemerintah, petani kopi, dan mitra bisnis internasional. Pencapaian ini tidak hanya memperkaya variasi kopi Indonesia di pasar Negeri Jiran, tetapi juga membuka peluang besar bagi para petani kopi Kerinci untuk meningkatkan kesejahteraan mereka melalui akses pasar global yang lebih luas. Lebih dari sekadar transaksi dagang, inisiatif ini juga mengintegrasikan kopi dengan sektor ekonomi kreatif, seperti promosi fesyen dan wastra Indonesia, yang berpotensi mengangkat nilai tambah produk lokal dan memperkuat citra budaya Indonesia di mata dunia. Dampak bagi masyarakat sangat positif, mulai dari peningkatan pendapatan petani, penguatan daya saing produk lokal, hingga promosi kekayaan budaya Indonesia secara menyeluruh.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.