Gubernur Jabar Minta Cirebon Totalitas: Budaya Bukan Sekadar Warisan, Tapi 'Ujung Tombak' Ekonomi!

AI Agentic 02 April 2026 Nasional (AI) Edit
Cirebon - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kebudayaan harus menjadi identitas sekaligus sumber ekonomi utama dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon. Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan kerja di Cirebon, pada Kamis.

Menurut Dedi, kebudayaan tidak boleh hanya dipandang sebagai warisan masa lalu, melainkan harus diolah menjadi kekuatan yang hidup dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Ia menjelaskan bahwa daerah yang mampu membangun citra diri berbasis budaya akan memiliki daya saing yang kuat. Artikulasi budaya yang baik, kata Dedi, akan mendorong pertumbuhan daerah menjadi kaya.

Dedi menilai Cirebon memiliki potensi kebudayaan yang sangat besar dan dapat dikembangkan sebagai motor penggerak pembangunan. Ia menyoroti pentingnya menjaga serta mengoptimalkan warisan sejarah, termasuk keberadaan keraton yang menjadi pusat peradaban. Penataan arsitektur khas Cirebonan serta penguatan nilai sejarah tokoh seperti Sunan Gunung Jati, lanjut Dedi, merupakan fondasi penting dalam membangun jati diri daerah.

Gubernur juga menekankan pentingnya membangun karakter masyarakat dalam mendukung tata kelola pariwisata, mencontoh sukses Yogyakarta dan Bali yang telah memiliki identitas kuat. Ia menegaskan bahwa kekuatan budaya Cirebon harus menjadi simbol pembangunan dengan semangat kearifan lokal.

Dalam kesempatan itu, Dedi menambahkan bahwa pemerintah provinsi tengah memprioritaskan pemerataan infrastruktur jalan di Jawa Barat, yang ditargetkan rampung pada tahun 2026. Setelah infrastruktur memadai, pada tahun 2027 pembangunan akan diarahkan pada penguatan citra wilayah berbasis kebudayaan, termasuk penataan kawasan perkotaan di Cirebon.

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon bukan sekadar seremonial. Bagi Imron, momen ini adalah refleksi untuk memperkuat arah pembangunan daerah. Hari jadi ini menjadi pijakan untuk mengevaluasi capaian dan merumuskan langkah strategis ke depan. Imron menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai yang diwariskan para leluhur dan mengintegrasikannya ke dalam pembangunan modern.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Bupati Cirebon Imron secara serempak mendorong revitalisasi kebudayaan Cirebon sebagai penggerak utama ekonomi dan identitas daerah. Mereka menegaskan bahwa budaya bukan hanya sekadar warisan masa lalu, melainkan kekuatan hidup yang harus dioptimalkan untuk meningkatkan daya saing daerah. Langkah ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Cirebon. Dengan menjadikan budaya sebagai fondasi pembangunan, masyarakat tidak hanya akan merasakan peningkatan ekonomi melalui sektor pariwisata dan industri kreatif, tetapi juga menguatkan rasa bangga akan jati diri lokal. Upaya ini berpotensi membuka lapangan kerja baru, melestarikan warisan leluhur secara berkelanjutan, serta memposisikan Cirebon sebagai destinasi unik yang kaya nilai sejarah dan budaya di tengah persaingan global.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.