Siswi SDS IT Al Wahdah Kendari Raih Medali Emas di Mentari Science Competition 2026

Sasnita Safiuddin 01 June 2026 Kontribusi Warga Edit
Berita
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswi SDS IT Al Wahdah Kendari dalam ajang Mentari Science Competition (MSC) 2026 tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah se-Indonesia. Dalam kompetisi bergengsi ini, para siswi berhasil meraih medali emas, perunggu, serta posisi finalis. Adapun siswi yang berhasil mengharumkan nama sekolah adalah Asyifa Gifani (Kelas 5B) peraih Medali Emas pada babak final dengan nilai tertinggi sesi 1 se-Indonesia. Gasala Saufa Sumantery (Kelas 5B) juga meraih Medali Emas pada babak final dengan nilai tertinggi sesi 1 se-Indonesia. Selanjutnya, Azqiah Nurul Adha (Kelas 5B) dan Aisyah (Kelas 5B) masing-masing berhasil meraih Medali Perunggu pada babak final. Sementara itu, Naurah Zafrina Anandayu (Kelas 5B) dan Khadijah (Kelas 5B) berhasil menjadi finalis pada babak final Mentari Science Competition (MSC) 2026. Kepala sekolah SDS IT Al Wahdah Kendari, Ustadz La Ode Andi Wali, S.Ap., Gr., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian para siswi tersebut. Beliau juga terus mengarahkan seluruh siswa agar senantiasa menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat. Prestasi ini adalah hasil dari usaha bersama antara siswa, guru, dan dukungan orang tua. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, ujarnya. Dengan pencapaian ini, SDS IT Al Wahdah Kendari semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang religius, berprestasi, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh Sasnita Safiuddin . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.