Kloter Perdana Haji Asal Soppeng Pulang, Disambut Haru di Bandara Makassar
Sebanyak 391 jamaah haji asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kloter 1 Debarkasi Makassar telah tiba di tanah air. Mereka mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin malam pukul 22.31 WITA.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Debarkasi Makassar, Ikbal Ismail. Dalam prosesi penyambutan, para jamaah resmi diserahterimakan kepada Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle.
Ikbal Ismail yang juga menjabat sebagai Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh jamaah dalam keadaan selamat. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas yang setia mendampingi jamaah sejak pemberangkatan hingga pemulangan. Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik dan mendapat sorotan positif dari Tim Pengawas DPR RI yang memantau langsung pelaksanaan di Arab Saudi.
Dalam laporannya, Ikbal menjelaskan bahwa jumlah jamaah yang berangkat dan kembali tercatat sama, yaitu 391 orang. Namun, ia juga membeberkan data bahwa Embarkasi Makassar awalnya merencanakan memberangkatkan 16.728 calon haji dan petugas. Sayangnya, sebanyak 22 calon haji belum dapat diberangkatkan karena berbagai alasan. Rinciannya, 14 orang sakit, empat orang hamil, satu orang meninggal dunia, dan tiga orang menunda keberangkatan.
Selain itu, hingga pemulangan Kloter 1, tercatat 16 jamaah haji asal Embarkasi Makassar wafat di Tanah Suci. Mereka terdiri dari 11 jamaah asal Sulawesi Selatan, satu dari Sulawesi Barat, dua dari Sulawesi Tenggara, satu dari Maluku Utara, dan satu dari Maluku.
Suasana haru dan syukur juga mewarnai sambutan dari pemerintah daerah. Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Muh. Ishaq Iskandar, yang mewakili Gubernur Sulsel, mengingatkan para jamaah untuk menjaga kemabruran haji sepulang dari Tanah Suci. Ia menekankan bahwa predikat haji bukan sekadar gelar, melainkan sebuah amanah moral untuk menjadi teladan di tengah masyarakat. Menurutnya, haji yang mabrur adalah haji yang mampu menghadirkan kepedulian sosial dan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengapresiasi kerja keras PPIH, petugas kesehatan, dan keamanan yang dinilai berhasil memberikan pelayanan maksimal.
Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, turut menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jamaah asal daerahnya yang mendominasi Kloter 1. Ia berharap para jamaah dapat menjadi panutan dan membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
Kloter 1 Debarkasi Makassar ini terdiri dari 384 jamaah asal Kabupaten Soppeng, satu jamaah asal Kota Makassar, dan enam petugas kloter. Dari total tersebut, terdapat 104 jamaah laki-laki dan 287 jamaah perempuan. Menariknya, jamaah termuda dalam kloter ini adalah Husnul Khulqy Akhwan yang baru berusia 19 tahun, sementara jamaah tertua adalah Halika Palecceng yang berusia 85 tahun. Jumlah jamaah lanjut usia pada kloter ini tercatat cukup tinggi, yaitu sebanyak 82 orang.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.