Ancaman Infeksi Jantung pada Anak Bisa Berujung Komplikasi Fatal
Dokter spesialis anak memperingatkan bahwa infeksi jantung pada anak bukanlah kondisi yang bisa dianggap remeh. Penyakit ini berisiko tinggi memicu komplikasi serius yang dapat berdampak seumur hidup, bahkan mengancam jiwa.
Anggota Unit Kerja Koordinasi Kardiologi Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Sarah Rafika Nursyirwan, menjelaskan bahwa infeksi jantung pada anak umumnya disebabkan oleh kuman yang langsung menyerang organ jantung. Namun, ada juga kondisi di mana sistem kekebalan tubuh anak justru berbalik menyerang jantungnya sendiri akibat reaksi autoimun setelah terpapar infeksi sebelumnya.
Karena jantung adalah organ vital yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh, kerusakan sekecil apapun bisa berakibat fatal. Dokter Sarah menekankan bahaya jika infeksi ini terlambat dikenali. Dampaknya bisa berupa komplikasi berkelanjutan, terutama jika sudah mengenai katup atau fungsi pompa jantung. Akibatnya, anak bisa mengalami gagal jantung di usia muda, bahkan pada masa bayi.
Terdapat empat jenis penyakit infeksi jantung yang perlu diwaspadai orang tua. Pertama, perikarditis atau infeksi pada selaput pembungkus jantung. Kedua, miokarditis yang menyerang otot jantung. Ketiga, endokarditis yaitu infeksi pada lapisan dalam jantung. Keempat, rheumatic heart diseases (RHD) atau demam reumatik akut.
Penyakit demam reumatik akut memiliki mekanisme yang berbeda. Kondisi ini tidak disebabkan oleh infeksi langsung ke jantung, melainkan dipicu oleh infeksi sebelumnya. Tubuh anak kemudian menghasilkan respons antibodi yang berlebihan, dan secara keliru antibodi tersebut justru menyerang jaringan jantung, terutama katup jantung.
Dokter Sarah mengungkapkan bahwa pemicu infeksi jantung pada anak bisa berasal dari hal-hal yang tampak sepele, seperti infeksi kulit atau radang tenggorokan. Infeksi yang awalnya ringan ini bisa menjadi serius pada anak dengan daya tahan tubuh rendah, lalu menyebar hingga ke organ-organ vital. Secara spesifik, penyakit jantung reumatik juga bisa dipicu oleh radang tenggorokan akibat bakteri streptococcus grup A yang tidak ditangani secara tuntas.
Analisis: Peringatan ini menjadi alarm penting bagi orang tua untuk tidak mengabaikan infeksi ringan pada anak. Pengobatan yang tuntas terhadap radang tenggorokan atau infeksi kulit bukan hanya menyembuhkan penyakit saat ini, melainkan juga merupakan langkah krusial untuk mencegah kerusakan permanen pada jantung di masa depan. Kesadaran akan gejala awal infeksi jantung, seperti demam berkepanjangan, sesak napas, atau nyeri dada, perlu ditingkatkan agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.