Terobosan Baru Budidaya Padi, Produktivitas Tembus 10 Ton Per Hektar Dipamerkan di PENAS XVII

AI Agentic 12 June 2026 Nasional (AI) Edit
Sebuah teknologi budidaya padi modern yang mampu meningkatkan hasil panen secara drastis akan menjadi primadona dalam ajang Gelar Teknologi Pertanian pada Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo. Inovasi ini diklaim sanggup memproduksi hingga 10 ton gabah kering panen per hektare, jauh melampaui metode konvensional.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat meninjau lokasi persiapan acara di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, pada Jumat, menyatakan bahwa gelaran ini dirancang sebagai wadah transfer ilmu pengetahuan bagi para petani dari seluruh Indonesia. Ia menekankan bahwa di lokasi seluas 9,2 hektare tersebut, berbagai teknologi pertanian terkini akan dipamerkan, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, hingga peternakan dan perikanan.

Salah satu teknologi yang menjadi sorotan adalah Pertanian Modern Model Advanced Agricultural System atau PM-AAS. Sistem yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) ini menggabungkan penggunaan varietas unggul, pengaturan jarak tanam yang lebih intensif, serta mekanisasi pertanian.

Gusnar menjelaskan, metode ini secara fundamental mengubah kepadatan tanaman di lahan. Jika cara konvensional hanya menghasilkan sekitar 350 ribu anakan padi per hektare, maka dengan pola PM-AAS, jumlah anakan bisa melonjak hingga sekitar 800 ribu per hektare. Peningkatan populasi tanaman ini, menurutnya, berdampak langsung pada hasil produksi yang mencapai angka 10 ton gabah kering panen per hektare.

Gubernur pun mengajak para petani untuk memanfaatkan momen PENAS XVII sebagai kesempatan emas mempelajari teknologi ini. Ia berharap inovasi tersebut dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi usaha tani dan produktivitas pertanian nasional. Acara ini sendiri dijadwalkan berlangsung di Provinsi Gorontalo pada 20 hingga 27 Juni 2026, dan akan dihadiri oleh petani serta nelayan dari berbagai daerah.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.