Jakarta Barat Hijaukan Kota dengan 373 Pohon dan Ratusan Ribu Tanaman Hias
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat melalui Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota gencar melakukan penghijauan di wilayahnya. Sepanjang semester pertama tahun 2026, sebanyak 373 pohon pelindung dan 131.871 tanaman hias berhasil ditanam di berbagai sudut kota.
Kepala Sudin Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan upaya nyata untuk mengintervensi perubahan iklim di perkotaan sekaligus menekan peningkatan suhu yang kian dinamis. Penanaman difokuskan di seluruh lahan kosong yang tersebar di delapan kecamatan se-Jakarta Barat.
"Terutama di lahan milik Pemprov, seperti taman, bantaran kali, median jalan, dan Tempat Pemakaman Umum (TPU)," ujar Dirja saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Berdasarkan data laporan penanaman triwulan I dan II, aktivitas penghijauan ini berfluktuasi dari Januari hingga Juni 2026. Penanaman tanaman hias dalam polibag paling masif terjadi pada awal tahun. Januari menjadi puncak tertinggi dengan 43.823 polibag, disusul April yang mencapai 42.614 polibag.
Secara rinci, penanaman tanaman hias pada Februari tercatat 17.085 polibag, Maret sebanyak 8.838 polibag, Mei sebanyak 19.300 polibag, dan Juni sebanyak 211 polibag. Total akumulasi mencapai 131.871 polibag.
Sementara untuk pohon pelindung, pergerakan penanaman melonjak tajam pada triwulan kedua. Mei menjadi masa tanam paling produktif dengan realisasi 171 pohon, diikuti April sebanyak 127 pohon. Pada Januari tercatat 30 pohon, Februari 17 pohon, Maret 13 pohon, dan Juni 15 pohon, sehingga total mencapai 373 pohon.
Dirja menambahkan, pemilihan tanaman hias yang masif tidak hanya berfungsi sebagai penahan dampak perubahan iklim, tetapi juga untuk aspek estetika guna mempercantik sudut-sudut kota Jakarta Barat. Ke depan, pihaknya berkomitmen menjaga konsistensi penghijauan, terutama menyasar area yang masih minim vegetasi.
"Kami akan terus menanam secara rutin, khususnya di wilayah yang masih kurang. Pastinya kami juga akan melibatkan dan mengajak warga untuk meningkatkan kesadaran menghijaukan lingkungan," kata Dirja.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, seperti menurunkan suhu udara di wilayah perkotaan, menyerap polusi, serta menciptakan lingkungan yang lebih asri dan nyaman. Dengan melibatkan warga, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.