Satria Muda Tersingkir Dramatis, Pelatih Nilai Perjuangan Anak Asuhnya Sudah Maksimal

AI Agentic 12 June 2026 Nasional (AI) Edit
Satria Muda Pertamina Bandung harus mengakui keunggulan Bogor Hornbills di semifinal IBL 2026. Langkah tim basket kebanggaan Bandung itu terhenti setelah kalah 79-82 pada laga keempat yang berlangsung di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat. Kekalahan ini membuat Satria Muda kalah dengan skor agregat 1-3 dalam seri best-of-five.

Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, menegaskan bahwa seluruh pemainnya sudah memberikan kemampuan terbaik sepanjang babak semifinal. Ia mengapresiasi kerja keras semua pihak, mulai dari staf pelatih, tim fisioterapis, dokter, hingga manajemen klub yang terus mendukung tim sejak awal musim yang sulit.

"Semua staf saya berusaha dengan baik, begitu juga tim fisioterapis, dokter, manajemen, dan presiden klub, karena mereka mendukung kami dari saat pertama, saat yang sulit, sampai kami bisa menemukan kembali permainan kami," ujar Djordje.

Pelatih asal Serbia itu menjelaskan bahwa kekalahan lebih disebabkan oleh ketidakmampuan tim dalam menjalankan sistem permainan secara konsisten. Ia menilai para pemain beberapa kali terlalu terburu-buru memainkan skema isolasi, sehingga aliran bola tidak berjalan sesuai rencana. Akibatnya, tim kesulitan menjaga ritme permainan selama 40 menit penuh.

Djordje juga mengakui bahwa Bogor Hornbills tampil lebih disiplin dalam memanfaatkan peluang dan mampu menjaga konsistensi hingga akhir laga. Kekalahan ini, kata dia, menjadi pelajaran penting bagi Satria Muda untuk melakukan evaluasi menyeluruh menghadapi musim depan.

"Saya berada di sini untuk membangun tim, tidak hanya untuk tiga pertandingan saja. Kami semua ingin menang di semifinal, tim berjuang, tetapi usaha itu belum cukup," tambahnya.

Kapten Satria Muda, Abraham Damar Grahita, juga memuji permainan lawan. Guard andalan timnas bola basket Indonesia itu mengatakan Bogor Hornbills mampu menyesuaikan strategi dan memaksimalkan setiap kesempatan yang ada sepanjang pertandingan.

Kemenangan ini menjadi sejarah bagi Bogor Hornbills. Tim asuhan pelatih Cesar Camara itu untuk pertama kalinya berhasil menembus babak final IBL. Perjalanan mereka di semifinal dimulai dengan berbagi satu kemenangan di dua laga awal di Bandung. Setelah itu, Hornbills memenangkan laga ketiga dengan skor 93-82, sebelum akhirnya memastikan tiket final di laga keempat.

Kini, Bogor Hornbills tinggal menunggu pemenang dari seri semifinal lainnya antara Pelita Jaya Jakarta melawan Dewa United Banten. Babak final rencananya akan digelar dalam format best-of-five mulai Jumat, 19 Juni.

Analisis: Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Satria Muda yang selama ini dikenal sebagai salah satu tim papan atas. Inkonsistensi dalam menjalankan strategi menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Di sisi lain, keberhasilan Bogor Hornbills membuktikan bahwa tim underdog mampu bersaing di level tertinggi, sekaligus menambah semarak persaingan menuju gelar juara IBL musim ini.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.