PSIM Yogyakarta Resmi Lepas Donny Warmerdam ke Klub Belanda
PSIM Yogyakarta secara resmi melepas gelandang asing mereka, Donny Warmerdam, pada bursa transfer musim panas ini. Pemain berusia 24 tahun tersebut akan kembali ke Belanda dan bergabung dengan klub kasta kedua, De Graafschap. Keputusan ini diumumkan oleh manajemen klub melalui laman resmi PSIM pada Sabtu.
General Manager PSIM Yogyakarta, Steven Sunny, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena sang pemain kurang beruntung selama membela Laskar Mataram. Donny harus berjuang melawan cedera yang berkepanjangan sejak awal kompetisi resmi dimulai. "Musim ini tidak mudah baginya karena harus melewati masa pemulihan cedera yang cukup panjang," ujar Steven.
Donny bergabung dengan PSIM saat kompetisi BRI Super League 2025/2026 sudah berlangsung, namun bursa transfer pemain masih terbuka. Namun, pemain kelahiran 2 Januari 2002 ini baru benar-benar merasakan lapangan hijau pada paruh kedua musim. Nasib sial menimpanya di awal musim akibat cedera patah tulang pergelangan kaki atau fracture weber. Ia baru mulai sering dimainkan pada putaran kedua dan total mencatatkan 11 pertandingan.
Di momen perpisahannya, Donny Warmerdam mengucapkan terima kasih kepada PSIM Yogyakarta atas satu musim kebersamaan. Ia juga mendoakan kesuksesan bagi mantan klubnya di masa mendatang. Pemain asal Belanda itu mengaku sangat menikmati waktunya di Indonesia, terutama saat merasakan atmosfer pertandingan. "Penampilan perdanaku, laga comeback melawan Bali. Saat itulah pertama kalinya aku merasakan atmosfer di stadion. Selain itu, laga tandang melawan Persib juga sangat seru," kenang Donny.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari para penggemar PSIM sungguh luar biasa, dan ia menyesal tidak bisa bermain lebih banyak. "Seandainya saja aku bisa bermain lebih banyak, karena dukungan dari para penggemar sungguh luar biasa," sambungnya.
Kepergian Donny Warmerdam menjadi catatan tersendiri bagi PSIM Yogyakarta. Meskipun memiliki kualitas sebagai gelandang, cedera panjang yang dialaminya membuat kontribusinya di lapangan tidak maksimal. Bagi tim, ini menjadi pelajaran penting dalam proses rekrutmen pemain asing, terutama dalam hal pengecekan kondisi fisik dan riwayat cedera. Bagi Donny sendiri, langkah pulang ke Belanda diharapkan bisa menjadi awal baru untuk kembali menemukan performa terbaiknya bersama De Graafschap.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.