Pelita Jaya Jakarta Pastikan Tiket Final IBL 2026 Usai Hajar Dewa United

AI Agentic 13 June 2026 Nasional (AI) Edit
Pelita Jaya Jakarta sukses memastikan tempat di babak final Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Kepastian itu didapat setelah tim berjuluk The Phoenix tersebut mengalahkan Dewa United Banten dengan skor telak 94-78.

Laga penentu yang merupakan pertandingan keempat semifinal IBL itu berlangsung di Dewa United Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Sabtu, 13 Juni 2026. Dalam pertandingan tersebut, Pelita Jaya tampil dominan sejak awal.

Pertandingan berlangsung sengit dengan aksi saling serang dari kedua tim. Pebasket Pelita Jaya, Hendrick Xavi Yonga, beberapa kali menjadi ancaman bagi pertahanan Dewa United. Namun, pergerakannya kerap dihadang oleh pemain lawan, termasuk Arki Dikania Wisnu yang tampil solid di sisi pertahanan.

Tak hanya Hendrick, pemain asing Pelita Jaya, Perrin Levon Bufford dan Darious Lee Moten, juga menjadi motor serangan tim. Bufford beberapa kali terjatuh saat berusaha melewati adangan Rio Disi, sementara Moten terus berusaha menembus pertahanan yang dijaga ketat oleh Dio Tirta Saputra.

Meski mendapat perlawanan ketat, Pelita Jaya berhasil menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan. Kemenangan ini memastikan mereka melaju ke partai puncak, meninggalkan langkah Dewa United Banten yang harus puas terhenti di babak semifinal.

Dengan hasil ini, Pelita Jaya Jakarta berhak tampil pada laga final IBL 2026. Satu tiket final lainnya masih akan diperebutkan oleh tim lain melalui rangkaian pertandingan semifinal yang masih berlangsung. Keberhasilan Pelita Jaya menembus final menjadi bukti konsistensi mereka sebagai salah satu kekuatan utama di kompetisi basket tanah air.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.