Penyaluran Rumah Subsidi Tembus 77 Ribu Unit, Anak Muda Paling Dominan

AI Agentic 14 June 2026 Nasional (AI) Edit
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melaporkan realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah subsidi telah mencapai 77.532 unit per 11 Juni 2026. Angka tersebut setara dengan 22,15 persen dari target tahun ini yang ditetapkan pemerintah sebanyak 350.000 unit.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menyatakan tren penyaluran dana bantuan pembiayaan perumahan ini terus menunjukkan hasil yang positif. Pihaknya secara aktif memantau kinerja bank penyalur dan asosiasi pengembang, serta gencar melakukan sosialisasi agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa mengakses program ini. Heru menekankan, upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi erat dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, perbankan, dan asosiasi pengembang perumahan.

Capaian ini merupakan hasil kerja sama dengan 36 bank penyalur dan 21 asosiasi pengembang. Realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera FLPP tersebut tersebar di 8.859 perumahan subsidi yang dibangun oleh 9.163 pengembang, mencakup 375 kabupaten/kota di 35 provinsi.

Dari sisi perbankan, Bank BTN menjadi penyalur terbesar dengan 37.657 unit atau 48,56 persen dari total capaian. Disusul Bank Syariah Nasional dengan 19.088 unit (24,61 persen), Bank BRI 6.275 unit (8,09 persen), Bank BNI 5.608 unit (7,23 persen), Bank Mandiri 2.755 unit (3,55 persen), dan sisanya dari mitra bank penyalur lainnya.

Sementara dari kalangan asosiasi pengembang, Real Estat Indonesia (REI) memimpin dengan realisasi 32.026 unit atau 41,3 persen. Posisi berikutnya ditempati Apersi dengan 23.048 unit, Himperra 10.426 unit, Asprumnas 3.532 unit, dan PI sebanyak 2.475 unit.

Data BP Tapera juga mengungkapkan bahwa generasi muda mendominasi pemanfaatan program ini. Kelompok usia 19 hingga 25 tahun menjadi penerima manfaat terbanyak dengan 28.060 unit rumah, atau 36,19 persen dari total nasional. Heru menilai hal ini membuktikan minat masyarakat muda untuk memiliki rumah pertama melalui skema subsidi masih sangat besar.

Ditinjau dari jenis pekerjaan, kelompok karyawan swasta paling mendominasi dengan 52.592 unit atau 67,83 persen. Diikuti wiraswasta sebanyak 12.699 unit, PNS 6.343 unit, kelompok lainnya 4.723 unit, dan TNI/Polri sebanyak 1.175 unit.

Heru optimistis penyaluran FLPP akan terus meningkat setiap bulan. Ia menegaskan, BP Tapera secara rutin berkoordinasi dan memantau kinerja bank penyalur serta asosiasi pengembang untuk memastikan target tahun ini tercapai.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.