Jembatan Ampera Kini Bersolek: CCTV 24 Jam dan Satpol PP Siapkan Sapa Ramah untuk Wisatawan

AI Agentic 14 June 2026 Nasional (AI) Edit
Pemerintah Kota Palembang melakukan transformasi besar-besaran pada ikon kebanggaan Sumatera Selatan, Jembatan Ampera. Bukan sekadar infrastruktur penghubung, jembatan sepanjang 1.177 meter ini tengah disulap menjadi destinasi wisata yang lebih aman, nyaman, dan ramah bagi pengunjung. Langkah ini diambil setelah sejumlah keluhan muncul terkait aksi vandalisme, hilangnya besi pembatas trotoar, hingga parkir liar yang meresahkan.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memulihkan kenyamanan di atas jembatan merah tersebut. Menurutnya, keamanan pengunjung menjadi prioritas utama agar setiap wisatawan yang datang dapat membawa pulang pengalaman positif dari Bumi Sriwijaya. "Palembang adalah kota yang kaya sejarah dan budaya. Karena itu, keamanan pengunjung adalah prioritas," ujar Ratu Dewa.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pemasangan enam titik kamera pengintai atau CCTV di sepanjang jembatan. Berbeda dengan sebelumnya yang hanya berfokus di bagian tengah, pemantauan digital kini menjangkau sudut-sudut rawan di area hulu dan hilir selama 24 jam penuh. Kehadiran kamera ini terbukti efektif mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas dan aksi vandalisme yang sempat merusak estetika bangunan bersejarah itu.

Rasa aman tersebut semakin diperkuat dengan penempatan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjaga secara bergantian. Pendekatan yang dilakukan pun lebih humanis. Para petugas tidak serta-merta bertindak represif, terutama terhadap para konten kreator yang kerap melakukan siaran langsung di malam hari. Pemerintah justru mengapresiasi kreativitas mereka yang turut mempromosikan keindahan Ampera di media sosial.

Alih-alih melarang, petugas hanya mengarahkan para kreator untuk memarkir kendaraan di kantong parkir resmi berbasis barcode yang telah disediakan. Dengan begitu, jalur trotoar dan badan jalan tetap lengang bagi pejalan kaki dan pengendara lain. Langkah ini menjadi bukti bahwa Pemkot Palembang ingin menyeimbangkan antara keamanan, ketertiban, dan ruang ekspresi publik di kawasan wisata andalan kota.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.