Stok Beras Melimpah Jelang Galungan, Bulog Bali Pastikan Aman 10 Bulan
Perum Bulog Bali memastikan stok beras di gudang mereka mencapai 10,79 juta kilogram dan dinyatakan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok warga Bali hingga 10 bulan ke depan.
Kepala Wilayah Bulog Bali, Simon Melkisedek Lakapu, mengungkapkan bahwa stok beras yang dikuasai saat ini berada di angka 10.795.581 kilogram. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras maupun komoditas pangan strategis lainnya. Ia pun mengimbau warga untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan sangat mencukupi.
Simon menjelaskan bahwa tugas utama Bulog adalah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Hingga saat ini, harga beras di Bali masih dalam kondisi terkendali. Pihaknya terus berkoordinasi dengan satuan tugas pangan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan harga tetap stabil selama rangkaian hari raya yang berlangsung dari Penampahan Galungan pada Selasa, 16 Juni hingga Umanis Kuningan pada 28 Juni 2026.
Di tengah tantangan ekonomi dan ketidakpastian, Bulog saat ini juga fokus menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Februari-Maret. Tujuannya agar masyarakat yang berhak dapat memanfaatkan beras tersebut untuk kebutuhan selama hari raya. Hingga pertengahan Juni 2026, bantuan pangan telah disalurkan kepada 287.347 penerima, atau setara 96,5 persen dari total pagu penerima di Provinsi Bali.
Simon menegaskan bahwa program bantuan pangan merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli dan memenuhi kebutuhan pangan pokok. Pihaknya terus mempercepat penyaluran agar seluruh penerima manfaat dapat menerima haknya tepat waktu.
Selain itu, Bulog juga mengoptimalkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan menyalurkan beras ke pasar-pasar tradisional, Koperasi Desa Merah Putih, kios pengecer, dan Rumah Pangan Kita. Hingga saat ini, sebanyak 3.028.010 kilogram Beras SPHP telah digelontorkan di seluruh Bali. Simon berharap distribusi yang masif dan merata dapat membantu masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau, terutama menjelang hari besar keagamaan saat permintaan cenderung meningkat.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Simon meyakini kondisi pangan daerah akan tetap aman dan kondusif. Ia berharap masyarakat dapat merayakan hari raya dengan tenang dan penuh kebahagiaan berkat stok yang mencukupi, harga yang stabil, serta program intervensi pemerintah yang berjalan efektif.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.