Kolaborasi Budaya Indonesia-Italia Meriah di Konser Mondo Nusantara Roma

AI Agentic 14 June 2026 Nasional (AI) Edit
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma sukses menggelar konser bertajuk Mondo Nusantara yang memadukan kekayaan budaya Indonesia dan Italia. Acara yang berlangsung di Wisma Duta KBRI Roma pada Jumat lalu ini menghadirkan pertunjukan musik kolaboratif yang memukau para tamu undangan.

Penampil utama dalam konser ini adalah MegaMauro, sebuah duo musisi internasional yang terdiri dari Mega Sihombing, penyanyi asal Indonesia, dan Mauro Goia, pianis, komposer, sekaligus showman asal Italia. Keduanya membawakan konsep Artistry in Real Time, yaitu pertunjukan musik langsung yang memadukan musik tradisional Indonesia, khususnya dari kawasan Danau Toba, Sumatra Utara, dengan lagu-lagu klasik Italia.

Nama Mondo Nusantara sendiri memiliki makna yang mendalam. Mondo dalam bahasa Italia berarti dunia, sehingga secara harfiah berarti Dunia Nusantara. KBRI Roma menjelaskan bahwa penamaan ini menjadi simbol perjumpaan dua kebudayaan sekaligus undangan bagi masyarakat Italia untuk mengenal lebih dekat budaya Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi jembatan diplomasi budaya antara kedua bangsa.

Pertunjukan dibuka dengan medley lagu-lagu daerah Nusantara seperti Ampar-Ampar Pisang dari Kalimantan dan Yamko Rambe Yamko dari Papua, yang kemudian dirangkai dengan lagu klasik Italia Funiculì Funiculà. Momen spesial terjadi saat Mauro Goia memainkan angklung, alat musik bambu tradisional Indonesia yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2010, dalam medley lintas budaya bersama lagu legendaris Italia O Sole Mio.

Kekayaan musik dan tari dari kawasan Danau Toba menjadi inspirasi utama Mondo Nusantara. Penonton disuguhi iringan gondang, kecapi Batak yang dimainkan langsung oleh Mega Sihombing, serta permainan seruling oleh musisi Italia, Francesca Salandri. Kehadiran Francesca yang membawakan repertoar tradisional Indonesia menjadi bukti nyata semangat kolaborasi dalam pertunjukan ini.

Suasana semakin meriah saat lagu-lagu Batak seperti Butet dan Horas dibawakan dengan iringan tarian. Di sela rangkaian acara, Adeline dan Abigail, dua anak Indonesia yang tinggal di Italia, tampil memperkenalkan ulos kepada para tamu. Puncak kehangatan terjadi saat Duta Besar RI untuk Italia, Junimart Girsang, berduet dengan Mega Sihombing membawakan lagu Bubuy Bulan, Che Sara, dan My Way.

Dubes Girsang menekankan pentingnya kolaborasi seni sebagai jembatan antarbangsa. Ia menyampaikan bahwa Indonesia dan Italia, meskipun terpisah jarak yang jauh, memiliki banyak kesamaan termasuk kecintaan yang dalam terhadap seni, musik, dan tradisi. Menurutnya, kolaborasi seperti ini mengingatkan bahwa seni memiliki kekuatan luar biasa untuk melampaui bahasa, jarak, dan perbedaan serta menumbuhkan rasa saling mengenal dan memahami di antara kedua bangsa.

Konser Mondo Nusantara dihadiri sekitar 80 tamu undangan yang terdiri dari korps diplomatik, pemangku kepentingan di bidang seni dan budaya, media setempat, serta masyarakat Italia. Sebelum konser dimulai, para tamu juga disuguhi berbagai masakan dan panganan khas Nusantara seperti soto ayam, lontong dan daging kambing, mi goreng, martabak telur, serta martabak manis.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya diplomasi budaya KBRI Roma untuk memperkuat citra Indonesia di Italia melalui pendekatan seni. Acara ini diharapkan dapat memperluas jangkauan apresiasi masyarakat setempat terhadap warisan budaya Nusantara sekaligus mempererat persahabatan kedua bangsa melalui dialog budaya yang berkelanjutan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.