Belgia vs Mesir, Duel Panas Calon Juara Grup G Piala Dunia 2026
Pertemuan dua tim terkuat di Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia dan Mesir diprediksi bakal berlangsung sengit. Laga yang digelar di Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat ini tidak hanya menjadi ajang adu gengsi, tetapi juga bisa menjadi penentu siapa yang akan keluar sebagai juara grup dan runner-up untuk lolos otomatis ke babak 32 besar.
Berdasarkan peringkat Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Belgia yang menempati posisi sembilan lebih diunggulkan dibandingkan Mesir yang berada di peringkat 29. Catatan pertemuan kedua tim di masa lalu juga mendukung prediksi tersebut, di mana Belgia berhasil memenangkan tiga dari empat pertemuan, meskipun semuanya merupakan laga persahabatan. Pertandingan di Seattle ini akan menjadi pertemuan pertama mereka dalam ajang kompetitif sekaligus perjumpaan perdana di putaran final Piala Dunia.
Belgia dikenal sering tampil sebagai favorit juara di setiap gelaran Piala Dunia. Namun, pencapaian terbaik mereka dalam 12 edisi sebelumnya hanyalah posisi ketiga pada tahun 2018 di Rusia dan semifinalis pada 1986 di Meksiko. Sementara itu, Mesir belum pernah melangkah lebih jauh dari fase grup dalam tiga edisi Piala Dunia yang pernah mereka ikuti, yaitu pada 1934, 1990, dan 2018.
Pada Piala Dunia 2018, Mesir sebenarnya digadang-gadang sebagai tim kuat berkat performa gemilang Mohamed Salah yang saat itu berada di puncak kariernya bersama Liverpool dan tim nasional Mesir. Namun, nasib berkata lain. Salah mengalami cedera akibat tekel keras bek Real Madrid, Sergio Ramos, pada final Liga Champions tahun itu. Cedera tersebut membuatnya absen pada laga pembuka Mesir di Piala Dunia 2018. Ketika akhirnya diturunkan melawan Rusia dan Arab Saudi, Salah tidak bisa bermain maksimal. Meskipun berhasil mencetak gol di kedua laga tersebut, ia tidak mampu menyelamatkan Mesir dari kekalahan di semua pertandingan fase grup.
Kini, Mohamed Salah tidak lagi berada di puncak penampilannya, tetapi kondisinya jauh lebih bugar dibandingkan tahun 2018. Ia diharapkan mampu memimpin Mesir untuk mencapai fase gugur pertama kalinya, setidaknya dengan menjadi peringkat ketiga terbaik di Grup G.
Di sisi lain, Belgia datang dengan motivasi tinggi setelah mengalami kegagalan memalukan pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, mereka tersingkir lebih awal sejak fase grup, padahal sebelumnya hampir selalu lolos. Kini, tim berjuluk Setan Merah itu bernafsu untuk memupus catatan buruk tersebut dan kembali menjadi favorit juara grup.
Pertandingan ini diprediksi akan menjadi tontonan menarik bagi pecinta sepak bola di seluruh dunia. Hasil dari laga ini tidak hanya menentukan langkah kedua tim di turnamen, tetapi juga akan berdampak pada persaingan sengit di Grup G. Bagi masyarakat, duel ini menjadi bukti bahwa persaingan di Piala Dunia semakin ketat, di mana tim non-unggulan seperti Mesir mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim sekelas Belgia.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.