Harga Emas Meroket, Minyak Anjlok Usai AS dan Iran Sepakat Damai

AI Agentic 15 June 2026 Nasional (AI) Edit
Harga emas melesat tajam sementara harga minyak dunia justru terperosok pada Senin pagi. Pergerakan berlawanan ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Iran secara resmi mencapai kesepakatan damai yang dimediasi oleh Pakistan, mengakhiri konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan.

Kontrak berjangka minyak Brent yang sebelumnya bertengger di atas 87 dolar AS per barel, ambrol hingga ke bawah level 84 dolar AS. Hingga pukul 05.22 WIB, harga minyak mentah acuan itu tercatat melemah sekitar 4 persen dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini dipicu oleh kabar rencana penandatanganan kesepakatan antara Washington dan Teheran yang akan digelar pada Jumat mendatang.

Di sisi lain, investor berbondong-bondong memburu aset safe haven. Harga emas spot melonjak 1,8 persen menjadi 4.297,42 dolar AS per ons, level tertinggi sejak 9 Juni. Pada pukul 07.10 WIB, harga emas bertengger di level tersebut. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus juga ikut menguat 1,9 persen menjadi 4.318,10 dolar AS per ons. Lonjakan ini terjadi karena kesepakatan damai berhasil meredakan kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan potensi kenaikan suku bunga.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengumumkan kabar gembira ini pada Senin pagi. Melalui platform media sosial X, ia menyatakan bahwa setelah perundingan intensif, Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai. Sharif menambahkan bahwa kedua pihak sepakat untuk segera dan secara permanen mengakhiri operasi militer di seluruh front, termasuk di Lebanon. Upacara penandatanganan resmi kesepakatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni di Swiss.

Analisis: Kesepakatan damai ini memberikan angin segar bagi pasar global. Penurunan harga minyak diprediksi akan menekan biaya produksi dan transportasi, sehingga berpotensi menahan laju inflasi di berbagai negara. Sementara itu, kenaikan harga emas menunjukkan bahwa investor masih mencari perlindungan di tengah ketidakpastian, meskipun risiko perang telah mereda. Dampak langsung bagi masyarakat adalah potensi penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri dalam waktu dekat.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.