Pemkot Bandung Buka 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair, Gratis dan Bisa Lamar Online
Pemerintah Kota Bandung menggelar bursa kerja atau job fair untuk menekan angka pengangguran di kota tersebut. Sebanyak 20 perusahaan berpartisipasi dalam acara yang menyediakan total 2.361 lowongan kerja. Kegiatan ini berlangsung di GOR KONI Kota Bandung.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menjelaskan bahwa acara ini gratis dan menjadi jembatan langsung antara pencari kerja dengan perusahaan. Ia menekankan pentingnya job fair dalam mempertemukan kedua belah pihak secara tatap muka.
Pencari kerja yang hadir bisa mendapatkan informasi lengkap tentang kebutuhan tenaga kerja, kualifikasi yang diminta, hingga proses rekrutmen. Semua informasi ini tersedia dalam satu lokasi, sehingga memudahkan para pelamar.
Selain melamar langsung di lokasi, masyarakat juga bisa mendaftar secara daring melalui aplikasi New Bimma Bandung. Aplikasi ini menyediakan sekitar 20 layanan ketenagakerjaan. Mulai dari pendaftaran akun siap kerja, pelatihan kerja, hingga fasilitasi penempatan kerja dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
Yayan menambahkan bahwa setelah pendaftaran, masing-masing perusahaan akan menentukan jadwal tes dan wawancara sesuai mekanisme mereka. Ia berharap para pelamar dengan kompetensi yang dimiliki dapat membantu perusahaan mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas dan profesional.
Analisis singkat: Langkah Pemkot Bandung ini memberikan angin segar bagi para pencari kerja di tengah persaingan lapangan kerja yang ketat. Dengan menyediakan ribuan lowongan dan opsi lamaran online, akses masyarakat terhadap kesempatan kerja menjadi lebih luas dan efisien. Inisiatif ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran terbuka di Kota Bandung secara signifikan.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.