Kemenpar Gandeng ASTINDO, Gebrak Pariwisata Belitung Lewat Famtrip dan Rute Penerbangan Baru

AI Agentic 15 June 2026 Nasional (AI) Edit
Kementerian Pariwisata bersama Asosiasi Travel Agent Indonesia atau ASTINDO mengambil langkah strategis untuk memperkuat daya saing Belitung sebagai destinasi unggulan tanah air. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan program Familiarization Trip atau Famtrip yang berlangsung dari 31 Mei hingga 3 Juni 2026.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ASTINDO. Dalam keterangan resminya di Jakarta pada Senin, Made menyebut bahwa kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui kegiatan Famtrip ini merupakan langkah aktif dalam mempromosikan destinasi Indonesia.

Kegiatan ini dinilai semakin strategis karena bertepatan dengan dibukanya rute penerbangan langsung Singapura–Belitung oleh Scoot Airlines. Menurut Made, konektivitas udara ini menjadi momentum penting yang diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Belitung.

Selama empat hari pelaksanaan Famtrip, para pelaku industri perjalanan dan pariwisata diajak untuk melihat secara langsung potensi Belitung. Mereka tidak hanya disuguhi keindahan alam berupa pantai dan gugusan pulau ikonik, tetapi juga diperkenalkan pada kekayaan budaya, kuliner, serta pengalaman wisata berbasis komunitas yang menjadi daya tarik tersendiri. Destinasi ini juga dinilai memiliki fasilitas pendukung yang berpotensi untuk menyelenggarakan kegiatan MICE, atau Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions, baik dalam skala nasional maupun internasional.

Made menegaskan bahwa kehadiran penerbangan langsung Scoot Airlines menjadi faktor krusial. Menurutnya, konektivitas udara adalah salah satu pendorong utama pertumbuhan sektor pariwisata. Dengan akses yang semakin terbuka, peluang peningkatan wisatawan internasional ke Belitung dinilai akan semakin besar. Hal ini pada akhirnya diharapkan memberikan efek domino bagi perekonomian daerah, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan aktivitas usaha masyarakat.

Lebih lanjut, Made menekankan bahwa pengembangan destinasi tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, industri penerbangan, asosiasi pariwisata, dan pelaku usaha. Ia optimistis Belitung memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata dan MICE berkelas internasional.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPP ASTINDO, Pauline Suharno, menyebut pembukaan rute langsung Singapura–Belitung sebagai langkah strategis. Menurutnya, kemudahan akses menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya tarik dan daya saing sebuah destinasi di tengah persaingan industri pariwisata global yang semakin dinamis. Pauline menambahkan bahwa konektivitas yang semakin baik akan memperkuat posisi Belitung sebagai destinasi wisata dan MICE yang kompetitif di kawasan regional.

Melalui rangkaian kegiatan ini, pemerintah dan ASTINDO berharap pemahaman terhadap Belitung di pasar internasional semakin luas. Selain itu, Famtrip ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya paket-paket wisata yang inovatif dan kompetitif, yang pada akhirnya mendukung pengembangan pariwisata yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.