De Bruyne Vs Salah, Duel Bintang di Laga Pembuka Grup G Piala Dunia 2026
Pertandingan perdana Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia dan Mesir dipastikan akan menjadi panggung duel dua megabintang. Kevin De Bruyne dan Mohamed Salah sama-sama diturunkan sebagai starter dalam laga yang berlangsung di Seattle Stadium, Selasa dini hari pukul 02.00 WIB.
Laga ini menjadi krusial bagi kedua tim untuk mengamankan tiga poin pertama di grup yang juga dihuni Iran dan Selandia Baru. Kemenangan di laga pembuka dinilai sebagai modal penting untuk merebut tiket ke babak gugur.
Belgia datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim berjuluk The Red Devils itu sukses memenangkan dua laga uji coba melawan Tunisia dan Kroasia dengan total mencetak tujuh gol. Ketajaman lini serang mereka menjadi modal berharga di turnamen yang digelar di Amerika Utara ini.
Pelatih Belgia menurunkan pemain berpengalaman seperti De Bruyne yang disokong deretan talenta muda seperti Jeremy Doku dan Charles De Ketelaere. Sementara itu, Mesir juga tak mau kalah. The Pharaohs datang dengan kekuatan terbaik setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Rusia dan kalah 1-2 dari Brasil dalam laga pemanasan.
Di kubu Mesir, duet Mohamed Salah dan Omar Marmoush di lini depan menjadi andalan utama. Kecepatan dan kreativitas keduanya diharapkan mampu membongkar pertahanan Belgia yang dijaga kiper Thibaut Courtois.
Berdasarkan informasi resmi, Belgia akan bermain dengan formasi 4-2-3-1. Mereka menurunkan Thibaut Courtois di bawah mistar, lini belakang diisi Thomas Meunier, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, dan Timothy Castagne. Di lini tengah ada Amadou Onana serta Youri Tielemans, sementara Leandro Trossard, Kevin De Bruyne, dan Jeremy Doku mendukung Charles De Ketelaere sebagai ujung tombak.
Di sisi lain, Mesir juga mengusung formasi 4-2-3-1 dengan Mostafa Ahmed Shobeir sebagai penjaga gawang. Lini pertahanan diisi Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Hamdi Fathi, dan Ahmed Abou El Fotouh. Duet Mohanad Lasheen dan Marwan Ateya mengisi gelandang bertahan, sementara Mostafa Ziko serta Emam Ashour menjadi kreator serangan di belakang duet Mohamed Salah dan Omar Marmoush.
Dampak bagi masyarakat, laga ini menjadi tontonan menarik bagi pecinta sepak bola global karena mempertemukan dua pemain top dunia. Bagi penggemar di Indonesia, jadwal dini hari tidak menyurutkan antusiasme untuk menyaksikan pertarungan sengit antara dua kandidat kuat juara grup.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.