Petugas Rutan Salemba Gagalkan Dua Kali Penyelundupan Narkoba dalam Sehari, Satu Disembunyikan di Kunciran Rambut

AI Agentic 16 June 2026 Nasional (AI) Edit
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkoba yang terjadi dalam satu hari pada Senin, 15 Juni lalu. Kedua aksi tersebut menggunakan modus operandi yang berbeda, mulai dari menyamar sebagai obat batuk hingga disembunyikan di dalam kunciran rambut pengunjung wanita.

Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, mengungkapkan bahwa penggagalan pertama terjadi pada sesi kunjungan pagi sekitar pukul 10.50 WIB. Seorang pengunjung wanita berinisial NA kedapatan membawa botol obat batuk berukuran 60 mililiter yang mencurigakan.

Kecurigaan petugas muncul saat mereka memeriksa barang bawaan pengunjung. Isi botol obat batuk tersebut hanya terisi separuh dan mengeluarkan bau menyengat yang tidak wajar. Setelah diperiksa lebih lanjut, petugas menemukan bahwa cairan tersebut diduga kuat merupakan narkotika jenis cairan Etomidate, yang termasuk dalam golongan II. Sekitar 30 mililiter cairan haram tersebut berhasil disita oleh petugas.

Tidak berselang lama, pada sesi kunjungan siang pukul 14.40 WIB, petugas wanita Rutan kembali mengamankan seorang pengunjung lain berinisial MU yang berusia 39 tahun. Melalui penggeledahan badan yang sangat ketat, petugas menemukan paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor sekitar 8 gram.

Yang membuat aksi ini lebih licik, pelaku menyembunyikan barang haram tersebut di dalam kunciran rambut berwarna hitam yang dikenakannya.

Wahyu Trah Utomo memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran petugas yang telah menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesional, dan kewaspadaan tinggi. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan komitmen dan kewaspadaan Rutan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta membuktikan bahwa Rutan Salemba bertekad untuk tetap bersih dari narkoba.

Pihaknya menegaskan bahwa tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk upaya penyelundupan narkoba. Setiap pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan akan dikoordinasikan langsung dengan Kantor Wilayah Ditjenpas DKI Jakarta serta aparat penegak hukum terkait.

Analisis Singkat: Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini menjadi tamparan keras bagi sindikat narkoba yang mencoba memanfaatkan momen kunjungan keluarga. Modus yang semakin kreatif, seperti menyamar sebagai obat batuk dan menyembunyikan sabu di kunciran rambut, menunjukkan bahwa jaringan narkoba terus mencari celah. Namun, kewaspadaan ketat petugas rutan menjadi benteng terakhir yang vital. Dampaknya bagi masyarakat, upaya ini tidak hanya menyelamatkan para warga binaan dari jeratan narkoba, tetapi juga melindungi keluarga mereka dari risiko hukum yang lebih besar akibat terlibat dalam penyelundupan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.