Tren Stacking Jewelry Makin Digandrungi Anak Muda, Jadi Cara Baru Ekspresikan Gaya Personal

AI Agentic 16 June 2026 Nasional (AI) Edit
Jakarta - Tren stacking jewelry atau teknik memadukan beberapa perhiasan secara berlapis kini semakin diminati oleh generasi muda. Fenomena ini muncul di tengah meningkatnya gaya fesyen yang mengedepankan personalisasi, di mana setiap individu ingin tampil beda dan menunjukkan karakter unik mereka.

Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, Adi Rahardja, mengungkapkan bahwa popularitas stacking jewelry menandakan adanya perubahan preferensi konsumen. Saat ini, konsumen tidak lagi sekadar membeli aksesori, tetapi mencari produk yang mampu merepresentasikan identitas dan gaya pribadi mereka. Menurut Adi, tren ini memberikan ruang bagi siapa saja untuk bereksperimen dan mengkombinasikan berbagai jenis perhiasan sesuai selera masing-masing.

Tren ini terlihat dari meningkatnya penggunaan kombinasi cincin, kalung, dan gelang yang dipadukan secara bebas. Salah satu gaya yang paling banyak diminati adalah necklace layering, yaitu penggunaan beberapa kalung dengan panjang dan desain berbeda dalam satu tampilan. Biasanya, kalung-kalung tersebut dipadukan dengan aksesori beraksen inisial, simbol, atau charm yang memiliki makna khusus bagi pemakainya.

Selain kalung, teknik stacking cincin juga kian populer. Pengguna umumnya memadukan cincin berdesain sederhana dengan cincin berukuran lebih besar atau memiliki tekstur menonjol untuk menciptakan keseimbangan visual. Cara ini dinilai mampu memberikan tampilan yang lebih ekspresif tanpa perlu banyak aksesori tambahan.

Tren serupa juga terjadi pada penggunaan gelang berlapis. Berbagai material seperti logam, mutiara, hingga manik-manik berwarna dikombinasikan untuk menciptakan tampilan yang lebih personal dan berkarakter. Perpaduan tekstur dan ukuran yang berbeda menjadi kunci utama dalam gaya ini.

Shopee menilai perhiasan kini tidak lagi dipandang sekadar pelengkap penampilan, melainkan telah menjadi medium ekspresi diri. Pengguna dapat menampilkan cerita, karakter, dan preferensi personal melalui berbagai kombinasi aksesori.

Peningkatan minat terhadap gaya perhiasan yang personal, artistik, dan fleksibel ini dinilai menjadi peluang besar bagi pelaku usaha dan merek lokal. Adi menambahkan bahwa tren ini membuka kesempatan bagi brand lokal untuk menghadirkan inovasi melalui koleksi perhiasan yang lebih beragam dan kreatif. Shopee pun melihat momentum ini sebagai peluang untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat daya saing produk fesyen dalam negeri di platform digital.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.