BRI Salurkan KUR Rp84,36 Triliun hingga Mei, Dominasi Sektor Pertanian
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp84,36 triliun pada periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut setara dengan 46,87 persen dari total alokasi KUR tahun 2026 yang mencapai Rp180 triliun.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa mayoritas penyaluran dana tersebut diarahkan ke sektor-sektor produktif. Porsi penyaluran ke sektor ini mencapai 67,18 persen dari total KUR yang telah disalurkan. Langkah ini dinilai memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dalam penyaluran KUR BRI. Nilai pembiayaan yang dialokasikan untuk sektor ini mencapai Rp35,91 triliun. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. BRI menegaskan capaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung produktivitas petani dan memperkuat fondasi ekonomi di berbagai daerah.
Akhmad menambahkan, fokus penyaluran KUR pada sektor produktif merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Pemerintah. Program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan, mendorong kewirausahaan, serta memperkuat pemerataan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM.
Menurut Akhmad, KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, melainkan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Ia berharap penyaluran yang tepat sasaran, khususnya di sektor pertanian, dapat meningkatkan produktivitas usaha masyarakat dan memperkuat basis ekonomi daerah.
“Melalui akses pembiayaan yang semakin inklusif dan tepat sasaran, UMKM dan pelaku usaha dapat tumbuh lebih kuat, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional,” ujar Akhmad.
Secara kumulatif sejak 2015 hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.520 triliun. Dana tersebut telah menjangkau lebih dari 48,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. BRI menyatakan capaian ini merefleksikan konsistensi perusahaan dalam memperluas inklusi keuangan dan memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.