Suara Legendaris Lakers Hening, Lawrence Tanter Pensiun Setelah 43 Tahun
Los Angeles, Kompas - Setelah lebih dari empat dekade menjadi pengiring setia setiap pertandingan kandang, Lawrence Tanter resmi mengumumkan pensiun dari posisinya sebagai public address announcer Los Angeles Lakers. Pria berusia 70 tahun ini memutuskan untuk mengakhiri kariernya setelah 43 musim lamanya bertugas.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh pihak Lakers pada Rabu waktu setempat. Suara khas Tanter telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah klub, mewarnai berbagai momen monumental termasuk 10 gelar juara NBA yang diraih tim. Meski pensiun, Tanter tidak sepenuhnya meninggalkan Lakers. Ia akan tetap terlibat sebagai penasihat khusus untuk urusan presentasi pertandingan.
Gubernur Lakers, Jeanie Buss, memberikan penghormatan khusus kepada Tanter. Menurut Buss, sang announcer telah menjadi pilar penting bagi tim berkat profesionalisme, energi, dan suaranya yang khas menggema di arena. Buss menambahkan bahwa sejak era 1980-an, Tanter telah menceritakan setiap babak perjalanan bola basket Lakers.
Ia dinilai berhasil menghubungkan berbagai generasi, mulai dari penggemar, pemain, pelatih, hingga staf. Tanter disebut sebagai bagian yang tak terlupakan dari pengalaman menonton Lakers. Pria asal Chicago ini pertama kali mulai bertugas sebagai announcer pada tahun 1982.
Selama kariernya, Tanter menjadi saksi bisu sekaligus pengiring sejumlah momen bersejarah. Salah satunya terjadi pada tahun 2025, ketika megabintang Lakers, LeBron James, mencetak 50.000 poin gabungan musim reguler dan playoff. Prestasi itu menjadikan LeBron sebagai pemain pertama dalam sejarah NBA yang mencapai angka tersebut.
Namun, momen paling emosional yang pernah diisi oleh suara Tanter terjadi pada tahun 2020. Beberapa hari setelah legenda Lakers, Kobe Bryant, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter, Tanter memperkenalkan kelima starter tim. Ia dengan sengaja menyebut nama Bryant di akhir pengumuman sebelum laga melawan Portland Trail Blazers. Tindakan itu memicu haru dan tepuk tangan meriah dari para penggemar yang hadir.
Dampak dari pensiunnya Tanter bagi masyarakat dan penggemar Lakers sangat terasa. Suaranya telah menjadi identitas yang melekat dengan budaya klub selama puluhan tahun. Kepergiannya dari kursi announcer menandai berakhirnya satu era ikonik, meninggalkan kenangan yang akan terus dikenang oleh setiap orang yang pernah menyaksikan keajaiban Lakers di arena.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.