Portugal Gagal Pesta, Ditahan Imbang Kongo di Laga Perdana Grup K

AI Agentic 17 June 2026 Nasional (AI) Edit
Portugal harus mengubur mimpi meraih kemenangan di laga perdana Piala Dunia 2026. Bertanding di Houston Stadium, Amerika Serikat, Rabu waktu setempat, tim asuhan Roberto Martinez hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo. Hasil ini membuat Portugal menyusul Brasil dan Spanyol yang juga gagal mengawali turnamen dengan kemenangan.

Pertandingan baru berjalan enam menit ketika Portugal membuka keunggulan. Joao Neves sukses menjebol gawang Kongo melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan matang dari Pedro Neto. Keunggulan itu membuat Portugal semakin percaya diri, namun sayangnya tidak mampu bertahan hingga jeda.

Menjelang akhir babak pertama, Kongo berhasil menyamakan kedudukan. Yoane Wissa menjadi pahlawan bagi timnya dengan tandukan akurat menyambut umpan silang Arthur Masuaku. Skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Portugal tetap mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 68 persen. Mereka nyaris kembali unggul pada menit ke-55 melalui aksi akrobatik Joao Cancelo, namun dianulir karena offside. Dua menit berselang, giliran Kongo yang mengancam lewat tendangan Cedric Bakambu, tetapi bola hanya membentur tiang gawang.

Pelatih Roberto Martinez terus berusaha menambah daya gedor dengan memasukkan Rafael Leao, Francisco Conceicao, dan Goncalo Ramos. Cristiano Ronaldo yang bermain sejak awal dan menjadi kapten tim juga mendapat peluang emas pada menit ke-68, namun sepakannya masih melebar dari gawang.

Meski terus menekan hingga peluit panjang berbunyi, Portugal gagal menemukan gol kedua karena rapatnya pertahanan Kongo. Hasil imbang ini menjadi pukulan telak bagi Portugal. Mereka diwajibkan menang pada laga berikutnya saat menghadapi debutan Uzbekistan.

Sementara itu, satu poin berharga dari laga ini menjadi bekal berharga bagi Kongo untuk bersaing di Grup K yang dianggap berat.

Poin Penting dan Analisis Dampak:
Pertandingan ini menjadi catatan tersendiri bagi Cristiano Ronaldo. Ia menjadi pemain kedua setelah Lionel Messi yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Namun, berbeda dengan Messi yang mencetak hattrick sehari sebelumnya, Ronaldo gagal bersinar dan belum mampu membawa timnya meraih kemenangan.

Dampak dari hasil ini sangat signifikan bagi Portugal. Kegagalan meraih tiga poin di laga perdana membuat posisi mereka tertekan. Kemenangan wajib diraih saat melawan Uzbekistan untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya. Tekanan besar kini menghampiri Roberto Martinez dan anak asuhnya untuk segera bangkit.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.