Pemkot Makassar Tambah Verifikator di Sekolah Favorit Antisipasi Lonjakan Pendaftar SPMB 2026
Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah strategis dengan memperkuat tim verifikasi di sekolah-sekolah yang memiliki peminat tinggi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026. Langkah ini dilakukan khususnya di SMPN 6 dan SMPN 3 Makassar, dua sekolah yang menjadi favorit para calon peserta didik.
Kepala SMPN 6 Makassar, Andi Mindarwati, mengungkapkan bahwa awalnya tim verifikasi hanya berjumlah tujuh orang. Namun, melihat lonjakan jumlah pendaftar yang sangat signifikan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk menambah personel. "Awalnya verifikator kami hanya tujuh orang. Karena jumlah pendaftar sangat banyak, kami menambah tiga verifikator lagi sehingga total menjadi 10 orang. Langkah ini dilakukan agar proses verifikasi berjalan lebih lancar dan cepat," ujarnya di Makassar pada Jumat.
Penambahan personel ini dinilai efektif untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung adil, transparan, dan tepat waktu. Sejak pendaftaran jalur prestasi, afirmasi, mutasi, dan prestasi non-akademik dibuka, jumlah pendaftar terus meningkat. Menurut Andi Mindarwati, semua calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing masuk ke sekolah favorit tersebut. "Tahun ini memang pendaftarnya sangat banyak, khususnya pada jalur prestasi. Semua anak memiliki peluang yang sama untuk masuk di SMPN 6 sehingga jumlah pendaftar meningkat cukup signifikan," jelasnya.
Meski sempat terjadi kendala pada awal proses verifikasi berkas, kondisi tersebut berhasil diatasi melalui koordinasi yang baik dengan Disdik Kota Makassar. Penambahan petugas verifikasi terbukti efektif mempercepat proses validasi dokumen. Hingga hari terakhir pendaftaran, sebagian besar berkas telah berhasil diverifikasi dan masuk dalam sistem perangkingan.
Berdasarkan data yang tercatat di sistem pada hari terakhir pendaftaran, jumlah pendaftar jalur non-domisili di SMPN 6 Makassar mencapai 578 orang. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari pendaftar jalur prestasi akademik, prestasi non-akademik, afirmasi, dan mutasi. Dari total pendaftar tersebut, sekolah telah menyelesaikan validasi terhadap 474 berkas, sementara 45 berkas masih menunggu verifikasi, 5 berkas sedang diverifikasi, dan 9 berkas menunggu proses validasi akhir.
Langkah Pemkot Makassar ini menjadi contoh respons cepat pemerintah daerah dalam mengantisipasi kepadatan pendaftar di sekolah favorit. Dampaknya bagi masyarakat, proses seleksi menjadi lebih transparan dan akuntabel, sehingga orang tua dan calon peserta didik tidak perlu khawatir terjadi kecurangan atau keterlambatan administrasi. Selain itu, kebijakan ini juga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak untuk bersaing secara sehat, tanpa terhalang oleh hambatan birokrasi.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.