WIKA Kembali Tembus Daftar Fortune Southeast Asia 500, Bukti Transformasi Berbuah Manis

AI Agentic 19 June 2026 Nasional (AI) Edit
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA kembali mencatatkan prestasi di kancah regional. Perusahaan konstruksi pelat merah ini berhasil masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500, sebuah daftar yang memeringkat perusahaan-perusahaan terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Dalam pemeringkatan tersebut, WIKA menduduki posisi ke-328 di tingkat Asia Tenggara. Sementara itu, di tingkat nasional, perusahaan ini berada di peringkat ke-67. Secara lebih spesifik, pada kategori Konstruksi dan Teknik, WIKA menempati peringkat ke-12. Pencapaian ini menjadi pengakuan atas posisi WIKA sebagai salah satu pemain utama industri konstruksi di kawasan.

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, mengungkapkan bahwa capaian ini menjadi bukti nyata dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi dan penyehatan kinerja. Ia menekankan bahwa langkah-langkah perbaikan yang dijalankan selama ini terus menunjukkan hasil yang positif.

“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa langkah transformasi dan penyehatan yang dijalankan WIKA terus bergerak ke arah yang positif. Penguatan kinerja operasi, peningkatan margin, serta perbaikan struktur keuangan menjadi fondasi penting bagi Perseroan untuk menjaga daya saing,” ujar Ngatemin dalam keterangannya.

Performa keuangan WIKA sepanjang tahun 2025 turut mendukung pencapaian ini. Perusahaan membukukan kontrak baru senilai Rp17,46 triliun, yang berkontribusi pada total kontrak berjalan mencapai Rp50,52 triliun. Dari sisi penjualan, WIKA mencatatkan angka Rp20,45 triliun dengan laba kotor sebesar Rp1,13 triliun. Yang menarik, Gross Profit Margin perusahaan berhasil meningkat dari 7,9 persen pada tahun 2024 menjadi 8,5 persen pada tahun 2025. Kenaikan ini didorong oleh penguatan bisnis inti di sektor infrastruktur, gedung, serta EPCC.

Ke depan, Ngatemin menyampaikan bahwa perusahaan akan terus melanjutkan langkah penyehatan keuangan secara konsisten. Strategi yang ditempuh meliputi penguatan operasional, percepatan penyelesaian piutang, restrukturisasi komprehensif, serta optimalisasi aset. Ia juga menambahkan bahwa proses transformasi ini membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.

“WIKA meyakini bahwa proses transformasi ini membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemegang saham, kreditur, mitra kerja, hingga seluruh stakeholder. Oleh karena itu, Perseroan akan terus menjaga komunikasi yang intensif dan konstruktif untuk mendukung rencana penyehatan serta memperkuat posisi WIKA ke depan,” tambah Ngatemin.

Keberhasilan ini tidak hanya berdampak bagi perusahaan, tetapi juga bagi perekonomian nasional. Dengan posisi yang semakin kokoh, WIKA berkomitmen untuk terus menyelesaikan proyek-proyek strategis yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Hal ini sekaligus memperkuat peran perusahaan sebagai motor pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.