Jazuli Juwaini Resmi Pimpin Mathla'ul Anwar, Siap Genjot Pendidikan dan Dakwah

AI Agentic 21 June 2026 Nasional (AI) Edit
Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar, Jazuli Juwaini, menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat peran di bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan pembangunan bangsa. Pernyataan ini disampaikan dalam acara pelantikan kepengurusan masa khidmat 2026–2031 yang digelar di Gedung Pakuan, Bandung, pada Minggu.

Jazuli menyatakan bahwa kepengurusan yang baru akan fokus pada sejumlah agenda strategis. Agenda tersebut meliputi transformasi tata kelola organisasi agar lebih profesional, modern, dan akuntabel. Selain itu, peningkatan mutu pendidikan, penguatan kaderisasi, serta perluasan kontribusi dalam pembangunan umat, bangsa, dan negara juga menjadi prioritas.

Dalam sambutannya, Jazuli menekankan bahwa ikrar yang dibacakan saat pelantikan bukan sekadar seremoni. Menurutnya, ikrar tersebut merupakan tekad kuat dan komitmen terhadap amanah perjuangan kepada Allah, organisasi, umat, dan bangsa. Ia juga mengapresiasi seluruh pengurus yang baru dilantik dan mengajak mereka menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan umat dan bangsa.

Jazuli menegaskan pentingnya menjaga jati diri Mathla'ul Anwar sebagai organisasi Islam yang sejak berdiri konsisten berpegang pada akidah Ahlussunnah wal Jamaah. Organisasi ini mengemban tiga risalah utama, yaitu pendidikan, dakwah, dan sosial. Di bidang pendidikan, Mathla'ul Anwar berupaya meningkatkan kualitas lembaga pendidikan untuk melahirkan generasi yang berkarakter, kompeten, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Sementara di bidang dakwah, organisasi berkomitmen menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin. Pendekatan yang digunakan adalah menyebarkan kedamaian dan kemaslahatan bagi masyarakat dengan cara yang bijaksana dan penuh kearifan. Di bidang sosial, Mathla'ul Anwar sejak awal berdiri telah menanamkan nilai kepekaan dan kepedulian sosial serta menghormati pranata-pranata sosial yang berkembang di masyarakat.

Jazuli juga menegaskan komitmen organisasi dalam menjaga persatuan umat, kemanusiaan, dan kebangsaan. Hal ini dilakukan melalui penguatan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah. Menurutnya, persatuan merupakan modal penting untuk mewujudkan umat yang bermartabat sekaligus mendukung terciptanya negara yang kuat dan berwibawa.

Ia juga menyatakan kesiapan Mathla'ul Anwar untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional. "Mari jadikan amanah ini sebagai ladang pengabdian dan perjuangan untuk kemajuan umat, bangsa, dan negara, serta memperkuat peran Mathla'ul Anwar dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan bermartabat," ujarnya.

Mathla'ul Anwar merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan Islam tertua dan terbesar di Indonesia. Organisasi ini berdiri pada 10 Juli 1916 di Menes, Pandeglang, Banten, dan didirikan oleh tokoh ulama seperti KH. Mas Abdurrahman dan kiai lainnya. Saat ini, Mathla'ul Anwar tercatat memiliki sekitar 10 juta anggota dengan jaringan kepengurusan yang tersebar di lebih dari 32 hingga 33 provinsi di seluruh Indonesia. Organisasi ini juga memiliki lebih dari 2.000 satuan pendidikan di berbagai daerah.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.