Pemprov Jatim Siapkan Sistem Transportasi Cerdas, Lampu Lalu Lintas Bisa Menyesuaikan Kepadatan

AI Agentic 21 June 2026 Nasional (AI) Edit
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan tengah bersiap menerapkan Intelligent Transport System atau Sistem Transportasi Cerdas pada layanan bus TransJatim. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi perjalanan dan kualitas pelayanan transportasi publik di wilayah setempat.

Kepala Dishub Jawa Timur, Nyono, mengungkapkan bahwa pihaknya ingin memulai penerapan sistem tersebut pada satu koridor terlebih dahulu. Rencananya, sistem ini akan diuji coba di Koridor I TransJatim yang memiliki tingkat keterisian penumpang atau load factor yang tinggi.

Sistem transportasi cerdas ini akan memanfaatkan teknologi sensor yang dipasang di persimpangan jalan. Teknologi tersebut memungkinkan durasi lampu lalu lintas berubah secara otomatis dan real time sesuai dengan kondisi kepadatan kendaraan. Dengan kata lain, kendaraan dari arah yang lebih padat akan mendapatkan waktu lampu hijau yang lebih lama.

Tidak hanya itu, Dishub Jatim juga menyiapkan konsep prioritas bagi bus atau bus priority. Konsep ini dirancang agar bus TransJatim mendapatkan kelancaran lebih saat mendekati persimpangan, sehingga waktu tempuh perjalanan bisa lebih singkat.

Nyono menjelaskan bahwa konsep serupa sudah banyak diterapkan di berbagai negara sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik modern. Penerapan sistem ini juga akan dipadukan dengan program jalan berkeselamatan yang mencakup penyediaan fasilitas keselamatan lalu lintas secara lengkap di sepanjang koridor layanan.

Semua fasilitas keselamatan tersebut, menurut Nyono, akan dikombinasikan dengan sistem angkutan publik berbasis ITS. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat diharapkan menjadi lebih baik dan terintegrasi.

Selain di Koridor I TransJatim, konsep serupa juga direncanakan untuk diterapkan di wilayah Malang sebagai bagian dari pengembangan transportasi perkotaan berbasis teknologi. Saat ini, Dishub Jatim masih melakukan survei terhadap fasilitas dan infrastruktur yang tersedia di koridor-koridor tersebut.

Nyono menambahkan, realisasi program ini sangat bergantung pada dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Meski begitu, kajian teknis telah mulai disiapkan untuk mempercepat penerapan sistem transportasi cerdas di Jawa Timur.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.