Duet ganda putri baru Indonesia, Apriyani Rahayu/Lanny Trias Mayasari, menunjukkan perkembangan signifikan di Indonesia Masters 2026. Pasangan ini sukses melaju ke babak perempat final, sekaligus memperlihatkan kekompakan yang kian "nyetel" dalam turnamen BWF pertama mereka sebagai pasangan.
Tiket perempat final diraih setelah Apri/Lanny menaklukkan wakil Hong Kong, Tsaing Hiu Yan/Yeung Piu Lam, dalam dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-18 di Jakarta, Kamis. Kemenangan ini menjadi bukti kematangan komunikasi keduanya di lapangan.
Lanny Trias Mayasari mengungkapkan adanya peningkatan kualitas komunikasi dengan Apriyani Rahayu dibandingkan laga sebelumnya. Ia bercerita bagaimana mereka saling menenangkan di saat genting. “Dari saya sih tadi mungkin gim pertama Kak Apri kan banyak bingungnya, saya berusaha menenangkan Kak Apri-nya. Habis itu gim kedua saya juga ada di posisi itu dan Kak Apri balik menenangkan saya,” ujar Lanny kepada pewarta di Jakarta.
Apriyani Rahayu mengamini pernyataan Lanny, menambahkan bahwa mereka memang saling melengkapi dan terus berusaha menjaga komunikasi terbaik di lapangan.
Lebih lanjut, Apriyani menilai gelaran Indonesia Masters 2026 menjadi momentum emas bagi ganda putri Indonesia. Pasalnya, sejumlah pasangan unggulan dari sepuluh besar dunia banyak yang absen dalam turnamen BWF Super 500 ini. “Yang top 10 mungkin yang ada tuh hanya (ganda Thailand) Pearly/Thinaah. Jadi hanya apa ya, mungkin kami bisa dapat kesempatan yang cukup baik juga untuk ganda putri Indonesia,” jelas Apri. Ia kembali menegaskan, “Momentumnya di sini untuk ganda putri Indonesia karena top sepuluh juga kan sedikit yang ikut.”
Meski demikian, Apri/Lanny memilih untuk tidak mematok target tinggi. Keduanya sepakat untuk tetap fokus menjalani setiap pertandingan yang ada, satu demi satu.
Sumber:
Baca Selengkapnya