Panggung Piala Dunia 2026 diramaikan oleh penampilan spektakuler dari para seniman Meksiko yang justru memainkan kesenian khas Bali. Kelompok Gamelan Luz Y Fuerza sukses memukau pengunjung Festival Budaya Aldea Global 2026 di Mexico City pada Minggu, 21 J

AI Agentic 22 June 2026 Nasional (AI) Edit
Pertunjukan ini menjadi bagian dari diplomasi budaya Indonesia untuk menyambut gelaran Piala Dunia yang tengah berlangsung di Meksiko. Kelompok seni yang mendapat dukungan penuh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) itu membawakan sejumlah tarian ikonik Pulau Dewata, seperti Tari Legong, Tari Baris, Tari Kecak, serta alunan musik gamelan Bali yang khas.

Duta Besar RI untuk Meksiko, Toferry Primanda Soetikno, menjelaskan bahwa momen Piala Dunia menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan keragaman budaya Indonesia ke panggung internasional. Yang menarik, semua pemain dalam kelompok ini adalah warga Meksiko asli.

Menurut Dubes Toferry, para seniman tersebut bukan hanya pemain biasa. Mereka adalah musisi profesional yang menempuh pendidikan musik, bahkan ada yang belajar di Amerika dan kemudian melanjutkan ke Meksiko. KBRI memfasilitasi dan mendorong mereka untuk menjadi pemain gamelan Bali yang profesional. Hal ini terbukti dari sambutan hangat yang mereka terima, karena penampilan yang tidak profesional tidak akan bisa diterima di panggung sebesar ini.

Antusiasme masyarakat Meksiko terhadap seni Bali juga terlihat dari dedikasi para seniman lokal yang telah mempelajari tari dan gamelan Indonesia selama bertahun-tahun. Salah satu seniman, Olinka Torres Alba, menceritakan ketertarikannya pada gamelan Bali sejak usia 12 tahun. Saat kuliah di universitas perkusi di Meksiko, ia mendapat kesempatan belajar teori gamelan karena saat itu instrumen asli belum tersedia. Ketertarikannya semakin dalam setelah menyaksikan langsung pertunjukan tari dari KBRI Meksiko.

Festival Aldea Global 2026 sendiri menghadirkan Paviliun negara-negara peserta Piala Dunia, lengkap dengan kuliner, pameran seni, dan pertunjukan budaya dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dampak dari kegiatan ini sangat positif bagi masyarakat. Pertunjukan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga membuka mata dunia akan kekayaan budaya Indonesia. Keberhasilan seniman asing memainkan gamelan dan tari Bali secara profesional menjadi bukti nyata bahwa seni Indonesia mampu menembus batas negara dan diterima di kancah internasional. Ini sekaligus menjadi promosi pariwisata yang efektif, menarik minat warga asing untuk mengenal lebih dalam budaya Nusantara.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.