Harga MinyaKita di Semarang Stabil Meski Pasokan Terbatas
Dinas Perdagangan Kota Semarang memastikan harga minyak goreng rakyat MinyaKita di sejumlah pasar tradisional tetap stabil. Kondisi ini terjadi di tengah terbatasnya pasokan yang beredar di lapangan.
Pemerintah daerah menjelaskan bahwa keterbatasan pasokan tersebut disebabkan oleh prioritas distribusi yang saat ini diarahkan untuk memenuhi program bantuan pangan. Akibatnya, alokasi untuk pasar tradisional menjadi lebih sedikit dari biasanya.
Meskipun jumlah barang yang tersedia terbatas, harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah masih dapat dipertahankan oleh para pedagang. Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme pengawasan harga berjalan efektif.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan harga dan ketersediaan stok secara berkala. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.
Stabilitas harga MinyaKita menjadi angin segar bagi ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro di Semarang. Dengan harga yang tidak melonjak, daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tekanan inflasi bahan pokok lainnya. Namun, pemerintah daerah diharapkan segera menormalkan distribusi agar pasokan di pasar tradisional kembali lancar.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.