Bitmine Kumpulkan Harta Kripto Rp 170 Triliun, Target Kuasai 5 Persen ETH
Perusahaan jaringan Bitcoin dan Ethereum, Bitmine Immersion Technologies, mengumumkan total kepemilikan aset kripto, uang tunai, dan surat berharga yang mencapai angka fantastis 10,7 miliar dolar AS atau setara dengan lebih dari Rp 170 triliun. Angka tersebut diumumkan pada akhir Juni 2026 dan menjadi salah satu yang terbesar di dunia.
Kepemilikan utama Bitmine adalah Ethereum (ETH) sebanyak 5,67 juta token. Jumlah ini setara dengan 4,7 persen dari seluruh pasokan ETH global yang berjumlah 120,7 juta koin. Dengan harga ETH saat itu sekitar 1.733 dolar AS per koin, aset ETH Bitmine bernilai 8,2 miliar dolar AS.
Selain Ethereum, perusahaan yang berbasis di Norwalk, Connecticut, Amerika Serikat ini juga memiliki 205 Bitcoin, saham di perusahaan Beast Industries dan Eightco Holdings, serta uang tunai dan surat berharga yang dapat diperdagangkan sebesar 601 juta dolar AS. Total seluruh aset tersebut mencapai 10,7 miliar dolar AS.
Ketua Dewan Komisaris Bitmine, Thomas "Tom" Lee, menyatakan keyakinannya bahwa masa keemasan kripto akan datang dalam beberapa tahun ke depan. Menurutnya, kemajuan pesat di bidang kecerdasan buatan atau AI akan mendorong permintaan yang sangat tinggi terhadap teknologi blockchain dan mata uang kripto yang terdesentralisasi.
Bitmine tengah gencar mengakuisisi ETH. Dalam sepekan terakhir saja, perusahaan berhasil menambah 52.203 ETH. Manajemen perusahaan optimistis dapat mencapai target yang disebut "Alchemy 5%" pada tahun 2026, yaitu memiliki lima persen dari total pasokan ETH dunia. Saat ini, mereka sudah mencapai 94 persen dari target tersebut.
Untuk mendukung strategi ini, Bitmine telah meluncurkan platform staking bernama MAVAN atau Made in America Validator Network. Platform ini dirancang khusus untuk investor institusi. Dari total ETH yang dimiliki, sebanyak 4,7 juta ETH atau 83 persennya telah di-staking di platform tersebut. Dari kegiatan staking ini, Bitmine memperkirakan pendapatan tahunan mencapai 223 juta dolar AS.
Dalam catatan perusahaan, treasury Ethereum milik Bitmine menempati peringkat pertama di dunia. Sementara itu, secara keseluruhan treasury aset kripto global, Bitmine berada di peringkat kedua setelah Strategy Inc. yang memiliki 846.842 Bitcoin senilai 54 miliar dolar AS.
Untuk mendanai aksi korporasinya, Bitmine telah menerbitkan Saham Preferen Perpetual Seri A sebanyak 3,5 juta lembar dengan harga 80 dolar AS per saham. Saham yang tercatat di Bursa Efek New York dengan kode BMNP ini berhasil mengumpulkan dana bersih sekitar 273,8 juta dolar AS. Perusahaan juga telah mengumumkan jadwal pembayaran dividen mingguan sebesar 0,1847 dolar AS per saham untuk periode Juli hingga Agustus 2026.
Langkah Bitmine ini dinilai sebagai strategi berani di tengah optimisme pasar kripto global. Dengan dukungan investor institusi besar seperti Cathie Wood dari ARK, Pantera, dan Galaxy Digital, perusahaan ini menjadi salah satu pemain kunci yang diperhatikan pelaku pasar. Masuknya Bitmine dalam daftar Fortune 100 Crypto pada Juni 2026 semakin menegaskan posisinya di industri blockchain global.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.