China Kirim Bantuan Rp224 Miliar untuk Korban Gempa Venezuela
Pemerintah China mengumumkan akan mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai 100 juta RMB atau setara dengan Rp224 miliar untuk para korban gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela. Bantuan tersebut tidak hanya berupa dana, tetapi juga pasokan darurat yang akan segera dikirim untuk mendukung proses penanggulangan bencana dan rekonstruksi.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (29/6) menyatakan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk solidaritas. Ia menjelaskan bahwa bantuan pasokan darurat akan segera dikirimkan ke Venezuela untuk mendukung upaya penanganan bencana dan pembangunan kembali wilayah yang rusak.
Venezuela sebelumnya diguncang dua gempa bumi kuat dalam waktu berdekatan pada Rabu (24/6) sore waktu setempat. Gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 dan disusul gempa kedua berkekuatan magnitudo 7,5 hanya berselang 39 detik. Pusat gempa magnitudo 7,5 berada sekitar 23 kilometer di tenggara Yumare, sementara gempa magnitudo 7,2 berpusat di dekat San Felipe, keduanya di negara bagian Yaracuy.
Akibat bencana ini, jumlah korban terus bertambah. Hingga Minggu (28/6), Presiden Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez melaporkan total korban tewas mencapai 1.450 orang. Lebih dari 3.150 orang lainnya mengalami luka-luka, sementara 12.721 orang terpaksa mengungsi atau terdampak langsung bencana tersebut. Dua warga negara China juga dilaporkan menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa ini.
Selain bantuan finansial, China juga memberikan dukungan teknis dengan menyediakan citra satelit dari wilayah terdampak gempa. Data ini dinilai sangat penting untuk membantu operasi penanggulangan bencana di lapangan. Guo Jiakun mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan China dan asosiasi warga Tionghoa perantauan di Venezuela juga turun tangan secara sukarela. Mereka menyumbangkan mesin serta pasokan medis yang sangat dibutuhkan, dan bahkan membentuk tim penyelamat untuk secara aktif mencari korban selamat.
Presiden China Xi Jinping juga telah menyampaikan pesan simpati kepada Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodriguez. Dalam pernyataannya yang dimuat di laman Kementerian Luar Negeri China, Xi Jinping menyampaikan duka cita mendalam bagi para korban jiwa dan simpati tulus kepada keluarga yang ditinggalkan serta korban luka. Ia menegaskan kesiapan China untuk memberikan bantuan lebih lanjut dan menyatakan keyakinannya bahwa rakyat Venezuela mampu mengatasi bencana ini dan membangun kembali tempat tinggal mereka dalam waktu dekat.
Di sisi lain, upaya penyelamatan besar-besaran masih terus dilakukan. Sekitar 25.000 personel yang terdiri dari tim penyelamat, anggota militer, polisi, perlindungan sipil, palang merah, dan berbagai organisasi kemanusiaan dikerahkan untuk menyelamatkan sebanyak mungkin korban. Tim internasional juga turut serta, dengan 2.624 personel penyelamat asing yang dibantu oleh 137 anjing pelacak dan 49 kendaraan pendukung.
Analisis singkat: Bantuan sebesar Rp224 miliar dari China menunjukkan komitmen kuat Beijing dalam hubungan bilateral dengan Venezuela, terutama di saat krisis. Dukungan berupa citra satelit dan partisipasi perusahaan swasta China menandakan pendekatan bantuan yang komprehensif, tidak hanya mengandalkan pemerintah. Bagi masyarakat Venezuela yang dilanda duka dan kerusakan infrastruktur, bantuan ini menjadi harapan besar untuk mempercepat proses pemulihan dan rekonstruksi pascagempa.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.