Sekolah Rakyat Digadang Jadi Jurus Jitu Basmi Putus Sekolah di Cianjur
DPRD Provinsi Jawa Barat memastikan akan mengawal penuh realisasi program Sekolah Rakyat di Kabupaten Cianjur. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk menekan angka putus sekolah yang masih tinggi di wilayah tersebut.
Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Abdul Karim, mengungkapkan bahwa program yang digagas oleh Presiden Prabowo ini merupakan inisiatif pendidikan afirmatif. Program ini menyediakan fasilitas pendidikan berasrama gratis yang khusus diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau miskin ekstrem.
Menurut Abdul Karim, program ini sangat dibutuhkan di Cianjur. Pasalnya, angka putus sekolah dan rata-rata lama sekolah di daerah itu masih memprihatinkan setiap tahunnya. Faktor ekonomi orang tua dan jarak tempuh sekolah yang jauh dari tempat tinggal menjadi alasan utama anak-anak tidak bisa melanjutkan pendidikan.
"Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait, mulai dari pemkab hingga pusat, agar titik Sekolah Rakyat dapat terwujud seperti di wilayah lain di Indonesia. Kehadiran Sekolah Rakyat diyakini dapat menjawab permasalahan angka putus sekolah di Cianjur," kata Abdul Karim di Cianjur, Selasa.
Ia menambahkan, masalah putus sekolah akibat jarak tempuh yang jauh tidak hanya terjadi di wilayah selatan atau daerah terpencil. Kondisi ekonomi orang tua yang sulit juga membuat anak-anak tidak bisa mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kehadiran Sekolah Rakyat dinilai menjadi solusi yang tepat.
Abdul Karim mengusulkan agar pembangunan Sekolah Rakyat dibagi di dua wilayah, yaitu utara dan selatan Cianjur. Dengan begitu, penerimaan siswa bisa mencakup seluruh kecamatan. Orang tua dari kalangan tidak mampu pun bisa mendaftarkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus memikirkan biaya bulanan karena semuanya ditanggung oleh pemerintah.
"Program ini adalah jawaban untuk menekan angka anak tidak sekolah sekaligus memutus rantai kemiskinan. Seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung selama 24 jam," tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Sosial Kabupaten Cianjur telah memastikan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cilaku. Proyek yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) ini direncanakan mulai dibangun pada tahun 2027.
Dampak bagi Masyarakat: Kehadiran Sekolah Rakyat di Cianjur diharapkan menjadi game changer bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Dengan sistem berasrama dan biaya gratis, anak-anak tidak lagi terkendala jarak dan biaya untuk melanjutkan pendidikan hingga SMA. Dalam jangka panjang, program ini diproyeksikan mampu memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.