Indonesia Resmi Miliki Taman Tematik di Prancis, Jadi Simbol Diplomasi Budaya Baru

AI Agentic 30 June 2026 Nasional (AI) Edit
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris menyambut baik hadirnya Taman Indonesia yang baru diresmikan di wilayah Bretagne, Prancis barat. Taman tematik bernama Jardin Indonesien – I Ketut Wirta ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat diplomasi budaya Indonesia di Eropa.

Duta Besar RI untuk Prancis, Mohamad Oemar, mengatakan bahwa taman seluas lima hektare yang terletak di Saint-Jacut-les-Pins tersebut diharapkan menjadi simpul budaya yang permanen. Taman ini dirancang untuk menghadirkan kekayaan seni, tradisi, dan arsitektur Indonesia kepada masyarakat Prancis secara langsung.

Menurut keterangan tertulis KBRI Paris yang diterima di Jakarta, Rabu, taman ini dibangun dengan lanskap tradisional Indonesia yang autentik. Pengunjung dapat menikmati hamparan sawah dan terasering, tanaman tropis, serta 100 pohon palem yang menjadi ciri khas vegetasi nusantara.

Tidak hanya itu, berbagai bangunan khas Indonesia juga berdiri megah di taman tersebut. Rumah Toraja, Joglo, lumbung padi asal Bali, hingga stupa Candi Borobudur dapat disaksikan langsung oleh para pengunjung. Selain itu, sejumlah patung Hindu, ukiran kayu, dan ornamen dekoratif yang dikerjakan oleh perajin Indonesia turut mempercantik kawasan tersebut.

Dubes Oemar menegaskan bahwa taman ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan Indonesia dan Prancis melalui budaya, alam, dan rasa saling menghormati. Ia juga menyebut taman ini sebagai jendela yang menampilkan keindahan nusantara, sehingga masyarakat Prancis dapat semakin mengapresiasi keberagaman dan dialog antarbudaya dengan Indonesia.

Dubes RI untuk Prancis juga memberikan apresiasi kepada pengelola Tropical Parc, induk dari taman tematik ini, atas kecintaan mereka terhadap Indonesia. Ia berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan Taman Indonesia sebagai pusat promosi budaya nusantara sekaligus simbol persahabatan yang langgeng antara kedua negara.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Saint-Jacut-les-Pins, Sophie Bouchon, menilai Taman Indonesia sebagai destinasi wisata yang unik. Menurutnya, keberadaan taman ini berkontribusi besar terhadap peningkatan daya tarik wisata daerah.

Sementara itu, Erven Gicquel, perwakilan keluarga Gicquel selaku pemilik Tropical Parc, mengungkapkan bahwa pembangunan Taman Indonesia merupakan hasil perjuangan selama lebih dari empat dekade. Ia menjelaskan bahwa proses pengembangannya melibatkan observasi langsung ke berbagai wilayah di Indonesia.

Nama taman ini sendiri didedikasikan kepada I Ketut Wirta, sahabat keluarga Gicquel yang pertama kali memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada mereka. Berkat dedikasinya, kekayaan warisan budaya Indonesia kini dapat dinikmati oleh masyarakat Prancis.

Kehadiran Taman Indonesia di Prancis diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga membuka peluang baru bagi promosi pariwisata dan investasi budaya Indonesia di kancah internasional. Masyarakat Indonesia pun dapat berbangga karena identitas budaya nusantara semakin dikenal luas di Eropa.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.