Polisi Sita Narkotika Sintetis Rp1 Miliar di Bogor, Pelaku Ditangkap di Rumah
Satuan Reserse Narkoba Polres Serang berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sintetis senilai hampir Rp1 miliar. Seorang tersangka berinisial NS yang berusia 31 tahun diringkus di kediamannya di Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 29 Juni lalu.
Penangkapan bermula dari temuan paket mencurigakan di sebuah jasa pengiriman di wilayah Serang. Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, menjelaskan bahwa petugas menemukan satu botol cairan spray narkotika sintetis yang dikirim dari Bogor dengan alamat penerima yang tidak jelas.
Berbekal penelusuran identitas pengirim, tim Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Gilang Erlangga langsung bergerak ke Bogor. Saat menggeledah rumah dan kamar kos milik tersangka, petugas menemukan barang bukti dalam jumlah besar. Total, polisi menyita 84 botol kecil dan 80 botol besar berisi cairan sintetis, serta 28 bungkus bibit narkotika sintetis. Seluruh barang bukti tersebut ditaksir bernilai hampir Rp1 miliar.
Kasatresnarkoba Polres Serang, AKP Bondan Rahadiansyah, mengungkapkan bahwa narkotika tersebut dipasarkan dengan harga tinggi. Satu botol kecil cairan spray dijual seharga Rp1,5 juta, botol besar Rp3 juta, dan satu bungkus bibit narkotika sintetis dijual sekitar Rp20 juta.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang dikenalnya melalui media sosial Instagram. Pihak kepolisian saat ini sudah mengantongi identitas pemasok utama tersebut dan tengah melakukan pengejaran. AKP Bondan menegaskan bahwa tim masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain yang menjadi pemasok utama dalam jaringan ini.
Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Serang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.