Jalur Sutra Modern Kian Kokoh, Kereta Kargo China-Eropa Jadi Urat Nadi Ekonomi Dua Kota
Pada November 2013, sebuah tonggak sejarah baru dalam konektivitas Asia-Eropa dimulai. Kereta kargo China-Eropa, yang dikenal dengan nama Chang'an, untuk pertama kalinya berangkat dari Xi'an, China, menuju Almaty, Kazakhstan. Momen ini secara langsung mengukuhkan kedua kota tersebut sebagai pusat transit utama di sepanjang rute transportasi yang menghubungkan dua benua.
Kerja sama antara China dan Kazakhstan semakin matang sejak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) China-Asia Tengah yang pertama digelar pada tahun 2023. Kedua negara sepakat untuk berinovasi dengan meluncurkan berbagai fasilitas logistik modern di wilayah masing-masing. Langkah ini tidak hanya mempercepat waktu tempuh, tetapi juga meningkatkan kapasitas angkut barang.
Hasilnya terlihat jelas pada data perdagangan terkini. Volume perdagangan antara China dan Kazakhstan yang menggunakan jasa kereta kargo China-Eropa tercatat mencapai 5,32 miliar yuan pada tahun 2025. Angka ini setara dengan lebih dari Rp14,1 triliun dan menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 19,1 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Peningkatan ini memberikan dampak langsung bagi perekonomian masyarakat di kedua kota. Bagi Xi'an, jalur ini membuka akses pasar yang lebih luas ke Asia Tengah, sementara bagi Almaty, kehadiran kereta kargo mempercepat distribusi barang-barang manufaktur China. Kehadiran fasilitas logistik modern juga menciptakan lapangan kerja baru dan menurunkan biaya pengiriman barang, sehingga produk-produk lokal menjadi lebih kompetitif. Jalur Sutra modern ini benar-benar telah menjadi urat nadi ekonomi yang menghidupkan denyut perdagangan antara Xi'an dan Almaty.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.