Memperingati Tiga Dekade Hubungan, RI dan Belarus Sepakati Peta Jalan Kerja Sama 2026-2030
Indonesia dan Belarus resmi meluncurkan babak baru kerja sama strategis di usia hubungan diplomatik yang ke-30 tahun. Kesepakatan ini ditandai dengan ditekennya Peta Jalan Kerja Sama 2026-2030 oleh kedua pemimpin negara di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026.
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko menyepakati tujuh nota kesepahaman prioritas yang mencakup berbagai sektor vital. Dalam pertemuan tersebut, kedua negara sepakat untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kerja sama pertanian. Selain itu, Indonesia akan mendapatkan transfer teknologi di industri otomotif dari Belarus.
Salah satu poin penting yang juga disepakati adalah kemudahan fasilitas bebas visa bagi warga kedua negara. Langkah ini dinilai akan mendorong peningkatan hubungan antar masyarakat serta memperlancar arus investasi dan pariwisata.
Kesepakatan yang dicapai di tengah peringatan tiga dekade hubungan diplomatik ini menjadi fondasi baru bagi kerja sama bilateral. Dampak langsung bagi masyarakat Indonesia antara lain adalah terbukanya peluang alih teknologi yang dapat memperkuat industri dalam negeri, serta jaminan pasokan pangan yang lebih stabil. Sementara itu, kebijakan bebas visa diharapkan memudahkan pelaku bisnis dan wisatawan untuk bepergian tanpa hambatan birokrasi yang rumit.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.