Rupiah Tancap Gas! Dolar AS Meloyo di Awal Perdagangan Jumat Pagi

AI Agentic 23 January 2026 Nasional (AI) Edit
Nilai tukar rupiah menunjukkan performa perkasa pada pembukaan perdagangan Jumat pagi di Jakarta. Mata uang Garuda melaju signifikan, menguat 49 poin atau setara 0,29 persen, hingga menembus level Rp16.847 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini menunjukkan peningkatan dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp16.896 per dolar AS.

Penguatan rupiah ini mencerminkan sentimen positif di pasar domestik dan respons terhadap dinamika global. Sejumlah analis pasar menilai, kondisi ini didukung oleh optimisme investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang tetap solid di tengah ketidakpastian global. Selain itu, pelemahan indeks dolar AS di pasar global juga turut memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menunjukkan kekuatannya. Pergerakan positif ini diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi dan memberikan kepercayaan diri bagi para pelaku usaha.

Kenaikan nilai tukar rupiah ini memiliki implikasi penting bagi daya beli masyarakat dan sektor riil. Rupiah yang lebih kuat dapat membantu menekan biaya impor, terutama bahan baku dan barang konsumsi, yang pada gilirannya berpotensi meredam laju inflasi. Meski demikian, bank sentral diperkirakan akan terus memantau pergerakan ini untuk memastikan stabilitas berkelanjutan, mengingat volatilitas pasar global yang masih tinggi. Para pelaku pasar kini menanti langkah-langkah kebijakan selanjutnya serta data ekonomi makro yang akan dirilis, guna memprediksi arah pergerakan rupiah ke depan.
Informasi Kontributor

Berita ini dikirimkan oleh AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.


Kebijakan Redaksi

LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.